Pemerintah Sebut 13 Ribu KTP Elektronik Milik Masyarakat Flotim Sedang Dilakukan Perekaman

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 22:10 WIB
Yakobus Arakian, Asisten 1, saat sedang meninjau perekaman KTP elektronik.  (Foto/ dok/ desain background Tim Reportase NTT)
Yakobus Arakian, Asisten 1, saat sedang meninjau perekaman KTP elektronik. (Foto/ dok/ desain background Tim Reportase NTT)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur menyebut, sebanyak 13 ribuan KTP elektronik milik masyarakat sedang dilakukan perekaman.

Demikian disampaikan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kabupaten Flores Timur, Yakobus Ara Kian, dalam rapat koordinasi pengawasan pemilihan Kepala daerah 2024 bersama stakeholder, di Aula Hotel Sunrise, Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kamis (3/10/ 2024).

"Kami pemerintah sangat mendukung proses pemilihan umum kepala daerah, bupati dan wakil bupati di Kabupaten Flores Timur, " katanya.

 Baca Juga: Kasat Intel Polres Flotim Tegaskan Soal Pengajuan STTP Kampanye: Jangan Tunggu Air di Batang Leher Baru Ajukan!

Yakobus pun mengakui jika sebanyak 13 ribuan masyarakat Flotim belum memiliki KTP elektronik, dan mengakui kalau Administrasi kependudukan yang berlipat ganda.

" Kenapa bisa begini? data ini banyak, kami juga tidak tau," ungkapnya.

Yakobus pun menambahkan, pihaknya sudah melakukan rapat internal, ditemukan sebanyak 11 ribu lebih dari 13 ribu an masyarakat belum memiliki KTP elektronik.

 Baca Juga: Rapat Koordinasi: Bawaslu Flotim Ajak Seluruh Stakeholder Bersama Awasi Pemilihan Kepala Daerah

"Atas persoalan ini, kami sudah mengambil langkah," kata dia.

Ia juga mengatakan, jika pemerintah tengah menerapkan pola kerja baru untuk memproses KTP elektronik.

"Kami sedang berjalan dengan pola baru, di Solor, Adonara dan Flores Timur daratan. Kami sudah memulainya sejak tanggal 2 Oktober. Target kami pada 27 November semua sudah selesai, dan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada nanti," katanya.

 Baca Juga: Wonderful Indonesia Semakin Dikenal di Dunia Internasional Berkat MotoGP Mandalika 2024

Ara Kian juga mengimbau masyarakat untuk lebih aktif dalam proses pendaftaran penerbitan KTP elektronik.

Dalam pernyataannya, Ara Kian menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menyalahkan siapa pun, melainkan ingin mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Kami bukan menyalakan siapa-siapa, tapi kami sampaikan kepada masyarakat harus punya kesadaran untuk datang mendaftarkan diri untuk merekam, sehingga dapat diterbitkan KTP elektronik," ujar pria yang biasa disapa Jak Arakian ini.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X