news

Wakapolri Tinjau Pengungsi Erupsi Lewotobi: Resmikan Sumur Bor untuk 2.983 Warga

Sabtu, 29 November 2025 | 18:05 WIB
Uji coba kran air dari sumur bor yang baru diresmikan. (Foto TBN Polda NTT)





REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung kondisi pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Hunian Sementara (Huntara) II Desa Konga, Kecamatan Titehena, Flores Timur, Sabtu (29/11/2025).
 
 
Kunjungan ini merupakan bagian dari program Bakti Sosial Batalyon Dhira Brata Akpol ’90, yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.


Rombongan Wakapolri didampingi sejumlah perwira tinggi Polri yang juga merupakan alumni Akpol 1990, di antaranya Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, Irjen Pol Dr. Umar Effendi, Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, Irjen Pol Imam Prijantoro, Irjen Pol Nurworo Danang, Brigjen Pol Agung Julianto, serta Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo dan pejabat terkait lainnya.
 
 
Baca Juga: Dosen–Imam dan Ruang Bimbingan yang Terkunci: Mengurai Dugaan Pelecehan Seksual di Unika Ruteng



Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.10 Wita, rombongan Wakapolri disambut secara adat oleh Kepala Desa Konga, Aloysius Kung, bersama warga pengungsi.
 
 
Prosesi adat ditandai dengan suguhan khas dan tarian selendang mea yang dibawakan oleh anak-anak pengungsi di Huntara II.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada enam perwakilan warga terdampak erupsi.
 
 
Baca Juga: OMC Dikerahkan BNPB, Korban Bencana di Sumatera-Aceh Tembus 174 Jiwa
 
 
Bantuan ini disebut sebagai bentuk dukungan nyata Polri bagi keluarga yang masih bertahan di hunian sementara.
 


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian sumur bor dan fasilitas MCK yang dibangun oleh Akpol ’90 Dhira Brata.
 
 
Infrastruktur ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi warga terdampak erupsi.
 
 
Baca Juga: Fraksi Nasdem Soroti Penurunan Pendapatan dan Minta TPP ASN Flotim Disetarakan

Total penerima manfaat mencapai 829 kepala keluarga atau 2.983 jiwa, yang tinggal di kawasan Huntara maupun wilayah sekitarnya.


Peresmian dilakukan melalui beberapa rangkaian kegiatan, antara lain penandatanganan prasasti oleh Wakapolri, uji coba kran sumur bor, serta peninjauan langsung fasilitas MCK yang telah selesai dibangun.


Kepala Desa Konga, Aloysius Kung, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan.
 
 
Baca Juga: Akhir pembahasan RAPBD 2026, Fraksi Nasdem: Puji Tuhan, Program Prioritas Bupati Didukung DPRD


“Kami berterima kasih kepada Bapak Wakapolri dan Batalyon Dhira Brata Akpol 1990. Sumur bor, MCK, dan bansos ini sangat berarti bagi warga kami. Fasilitas ini langsung menjawab kebutuhan utama 2.983 jiwa yang terdampak erupsi. Polri hadir bukan hanya dengan janji, tetapi dengan kerja nyata,” katanya.


Pada akhir kunjungan, Wakapolri membagikan tali asih kepada anak-anak yang tinggal di Huntara II. Tali asih ini diberikan sebagai bentuk dukungan moral bagi generasi muda yang ikut merasakan dampak bencana erupsi Lewotobi.


Tags

Terkini