news

PELNI Larantuka Siap Fasilitasi Pengiriman Bantuan Gratis untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Jumat, 5 Desember 2025 | 06:51 WIB
Kepala PELNI Cabang Larantuka, Yulianto. (Foto Tarwan/ desain Tim)



REPORTASNTT.COM, LARANTUKA- Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI Cabang Larantuka, Yulianto, memastikan kesiapan jajarannya dalam mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, seperti Aceh, Medan, dan Padang.



Yulianto mengajak masyarakat di Nusa Tenggara Timur, khususnya Larantuka dan sekitarnya, untuk turut berbagi kepedulian.



"Mari sisihkan sebagian rezeki kita untuk saudara sebangsa yang tengah dilanda musibah. Pengiriman sumbangan dapat dilakukan melalui kapal-kapal PELNI secara gratis dan kami pastikan bantuan sampai ke tujuan," katanya kepada Wartawan, Kamis (4/12/2025).

 

Baca Juga: PELNI Buka Layanan Gratis Pengiriman Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Utara



Sebelumnya, melalui siaran pers resmi PT PELNI (Persero) No: 12.04/84/PR/XII/2025, perusahaan pelayaran pelat merah tersebut mengumumkan pembukaan layanan pengiriman bantuan bencana khusus untuk korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara.

 

Layanan ini mulai berlaku sejak Kamis (4/12/2025) di seluruh kantor cabang PELNI di Indonesia.



Bantuan yang dapat dikirimkan meliputi, namun tidak terbatas pada, sembako, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, hingga kebutuhan khusus bayi dan perempuan.

 

Baca Juga: Di Balik Apel Akbar Kesiapsiagaan Ende: Tiga Poin Bupati yang Jadi Sorotan

 

Seluruh bantuan yang terkumpul dari berbagai daerah akan dikonsolidasikan di Jakarta, sebelum diangkut ke Belawan, Medan menggunakan KM Kelud.



PELNI menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penanganan bencana. Perusahaan sebelumnya telah menyalurkan bantuan logistik ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui BPBD Provinsi Sumatera Utara serta Posko Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Kota Padang.

 

Halaman:

Tags

Terkini