Aksi pemblokiran ini pun sempat viral di media sosial, dan mendapat respons dari publik Flores Timur, mengingat dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Pulau Adonara.
Daton juga berharap agar pemerintah daerah segera merespons tuntutan mereka dengan meberukan solusi untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Ile Boleng.