Aksi pemblokiran ini pun sempat viral di media sosial, dan mendapat respons dari publik Flores Timur, mengingat dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Pulau Adonara.
Daton juga berharap agar pemerintah daerah segera merespons tuntutan mereka dengan meberukan solusi untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Ile Boleng.
Artikel Terkait
Alfamart dan Indomaret Semakin Meluas di TTS, Pemuda Katolik Soroti Hal Ini!
Google Salah Tampilkan Kurs Dollar ke Rupiah Rp8.170, Ini Penyebab dan Bahayanya!
Rumor Perceraian Pangeran Harry dan Meghan Markle Mencuat, Keduanya Digosipkan Tinggal Terpisah
Kedatangan Kapal Induk Prancis di Lombok, Panglima TNI dan Menhan Turun Langsung
Buntut Dugaan Pemerasan WNA, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Copot Pejabat Imigrasi Soekarno- Hatta