REPORTASENTT.COM, KUPANG- Dunia sepak bola Nusa Tenggara Timur (NTT) dikejutkan dengan kabar mundurnya Hasan Haju dari kursi pelatih Persebata Lembata.
Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui surat pernyataan yang ditandatangani oleh Hasan sendiri pada hari ini.
Dalam surat yang beredar luas di media sosial, Hasan mengungkapkan bahwa keputusannya diambil sebagai respons terhadap pro dan kontra yang muncul terkait pencapaian Persebata dalam ajang El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII yang digelar di Kota Kupang.
Baca Juga: Ada Apa dengan Minyak Goreng di Larantuka? Satgas Pangan Polres Flotim Turun Tangan!
Ia berharap dengan pengunduran dirinya, perbedaan pendapat yang terjadi di tengah masyarakat Lembata dapat mereda.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk berkontribusi dalam tim Persebata Lembata. Saya berharap tim ini terus berkembang dan meraih kesuksesan di masa yang akan datang,” tulis Hasan dalam surat pengunduran dirinya.
Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lembata karena merasa belum dapat memberikan yang terbaik.
Baca Juga: Aturan Ketat Muatan Red Pack PT. Pelni: Barang Apa Saja yang Dilarang?
Keputusan ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola NTT, terutama karena Hasan Haju dianggap sebagai sosok penting dalam perkembangan tim.
Di bawah kepemimpinan Hasan, Persebata Lembata berhasil mencatat sejarah dengan meraih posisi runner-up dalam ETMC XXXIII di Kupang.
Meskipun tidak membawa pulang trofi juara, pencapaian ini tetap diapresiasi sebagai prestasi luar biasa bagi sepak bola Lembata.
Persebata Lembata pun keluar sebagai juara II pada ajang bergengsi sepak bola di NTT ini.
Baca Juga: Tegas! Empat Personel di Polda NTT Dipecat Tidak Hormat dalam Upacara Resmi
Artikel Terkait
Pemuda yang Hilang di Air Terjun Manggarai Barat Ditemukan Tak Bernyawa
Duka di Kaki Lewotobi: Hendrikus Kwuta, Korban Abu Panas, Tutup Usia
Dedikasi Tanpa Batas: Staf PT. PELNI Larantuka Tabah Atur Arus Penumpang di Tengah Antusiasme Warga
Aturan Ketat Muatan Red Pack PT. Pelni: Barang Apa Saja yang Dilarang?
Ada Apa dengan Minyak Goreng di Larantuka? Satgas Pangan Polres Flotim Turun Tangan!