REPORTASENTT.COM, MALANG- Insiden tak terduga terjadi seusai laga antara Arema FC melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/5/2025).
Meski Persik sukses mencatat kemenangan telak 3-0, hasil manis tersebut tercoreng oleh aksi pelemparan batu yang diduga dilakukan oleh oknum suporter.
Dari video yang beredar luas di media sosial, terlihat jelas bus yang mengangkut pemain dan ofisial Persik Kediri diserang sekelompok orang tak dikenal.
Baca Juga: Negara Ini Resmi Haramkan Permainan Catur, Kegiatan Turnamen dan Latihan Dihentikan
Batu-batu dilemparkan ke arah bus sesaat setelah rombongan meninggalkan stadion. Akibatnya, kaca samping bus pecah. Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden ini.
Salah satu akun yang mengunggah video kejadian adalah @hudaminhajur. Ia menulis,
“Pelemparan Bus Persik Kediri tepat di depan Stadion Kanjuruhan,” menyebut bahwa insiden terjadi persis di depan pintu keluar stadion usai laga.
Baca Juga: Ledakan Maut di Garut: Prosedur Rutin TNI Berakhir dengan 13 Nyawa Melayang
Kejadian ini sontak memicu kekhawatiran atas keamanan dan ketertiban di sekitar Stadion Kanjuruhan, terlebih ini merupakan salah satu laga pertama Arema FC yang kembali digelar di stadion tersebut pasca-tragedi 1 Oktober 2022 silam.
Kala itu, 135 nyawa melayang dalam insiden usai laga Arema vs Persebaya, yang mengguncang dunia sepak bola Tanah Air dan dunia.
Stadion Kanjuruhan sendiri telah mengalami renovasi besar-besaran dengan penambahan berbagai fasilitas modern, termasuk 108 kursi VVIP, 2.465 kursi VIP, 134 kursi untuk media, dan 16 kursi khusus difabel.
Baca Juga: Tiga Titik Nongkrong Favorit di Kupang Dibubarkan Polisi, Ada Apa?
Tribun umum juga telah diperluas dengan kapasitas 4.352 kursi di sisi timur dan 7.264 kursi di sisi utara dan selatan.
Namun, insiden pelemparan batu kali ini menjadi catatan buruk di tengah upaya pemulihan citra stadion.
Kepolisian dan pihak penyelenggara diminta untuk segera mengusut tuntas pelaku dan menindak tegas mereka yang terbukti melanggar hukum.
Baca Juga: Proyek Sumur Bor Solor Tuai Sorotan, Kadis Pertanian Flotim Klarifikasi Isu Intervensi
Pihak Persik Kediri belum memberikan pernyataan resmi, namun sumber internal klub menyebutkan bahwa seluruh pemain dan ofisial dalam kondisi selamat dan telah kembali ke Kediri dengan pengawalan ketat.
Artikel Terkait
Serukan Solidaritas Gereja bagi Jurnalis Teraniaya, Paus Leo: Bebaskan Mereka yang Dipenjara karena Kebenaran
Tiga Titik Nongkrong Favorit di Kupang Dibubarkan Polisi, Ada Apa?
Ramai Kasus Mahasiswi di Medsos X, Polisi Ambil Langkah Mengejutkan
Ledakan Maut di Garut: Prosedur Rutin TNI Berakhir dengan 13 Nyawa Melayang
Negara Ini Resmi Haramkan Permainan Catur, Kegiatan Turnamen dan Latihan Dihentikan