politik

Jelang Pemilu 2024, Andreas Kewa Ama: Peran Media Sangat Penting

Senin, 19 Agustus 2024 | 21:33 WIB
Asisten II Kabupaten Flores Timur, Andreas Kewa Ama. (Foto/ Elen Labina)
 
 
REPORTASENTT.COM, LARANTUKA-  Asisten II Kabupaten Flores Timur, Andreas Kewa Ama mengharapkan, peran aktif media dalam menyukseskan Pemilu 2024.
 
Media dapat memberikan informasi yang sejuk dan mencerdaskan masyarakat untuk menjaga kredibilitas, demi mewujudkan Pemilu yang berintegritas.
 
Anreas menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada acara peluncuran Indekas Kerawanan Pemilu oleh Bawaslu Kabupaten Flores Timu, di Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri, Senin (19/8/2024).
 
 Baca Juga: Luncurkan Indeks Kerawanan Pilkada 2024, Bawaslu Flotim Ungkap Hal Ini yang Sering Terjadi Saat Pemilu!
 
Menurut Anderas, dengan informasi media yang edukatif masyarakat dapat memahami pemilu secara substansial dengan ketentuan dan peraturan yang ada, diantaranya aturan mengenai waktu penayangan iklan kampanye di media, serta selektif dalam informasi yang berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa .
 
"Diharapkan kepada seluruh pemilih harus datang ke TPS datang sendiri, tidak ada ajakan di iming- iming atau politik uang, media jug berperan penting untuk memberi berita yang benar, tidak menimbulkan berita berita hoax," katanya.
 
Beberapa aspek penting dalam menjaga integritas dan kelancaran proses pemilu, terutama dalam konteks kampanye.
 
 Baca Juga: Penjabat Bupati Flores Timur Umumkan Alokasi Formasi CPNS dan P3K
 
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) menjadi instrumen vital dalam mengidentifikasi dan memetakan area-area yang mungkin menghadapi risiko tinggi terkait ketidakadilan dan kecurangan selama kampanye.

Ditambahkan Andreas, banyak hal yang sering terjadi seperti, ada politik uang, kampanye hitam.
 
Beberapa dimensi kerawanan yang menjadi sorotan meliputi netralitas ASN, politik uang, dan politisasi SARA. Di satu sisi, ASN yang tidak netral dapat merusak kredibilitas proses pemilu dan pada sisi lain, politik uang dan isu SARA menjadi instrumen yang dapat mempengaruhi pemilih secara negatif dan merusak keadilan kompetisi.
 
 Baca Juga: Presiden Jokowi Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa IKN  
 
Untuk itu dirinya meminta agar membangun strategi bagi pemilihan serentak di tahun 2024.

Komponen penyelenggaraan pemilihan juga katanya, ada KPU dan juga Bawaslu serta dewan penyelengara lainnya.
 
"Sebagai penyelanggara elemen ini, tugas dan fungsi sesuai yang diembankan, tidak memihak pada pasangan tertentu, elemen keamanan, masyarakat, polri dan TNI ada linmas  perlu menjaga keamanan di tengah masyarakat dalam suasana yang aman dan nyaman," katanya.
 
 Baca Juga: Pimpin Misa Kenegaraan, Mgr. Kopong Kung: Rumah Uskup Jadi Tempat Minta Restu, Menghilang Saat Sudah Terpilih!
 
Hal ini dilaksakan dalam memastikan bahwa proses pemilu berjalan dengan integritas yang tinggi.
 
Implementasi tindakan pencegahan dan pengawasan hingga di tingkat desa akan sangat penting untuk menjamin bahwa setiap warga negara memiliki akses yang sama dan adil dalam proses pemilu, bebas dari pengaruh-pengaruh yang bisa merusak integritas pemilihan umum.
 
Pemerintah juga kata dia memberi dukungan anggaran.
 
 Baca Juga: Pemerintah Bakal menyewa hingga Ribuan Unit Mobil Alphard Saat HUT RI di IKN, Komisi II DPR RI: Boros Anggaran
 
"Jika kita semua berkolaborasi agar proses pemilihan di kabupaten Flores timur akan sukses, dan membawa Flores Timur ini lebih baik ke depannya," harapnya.
 
 
Penulis: Elen Labina

Tags

Terkini