Pimpin Misa Kenegaraan, Mgr. Kopong Kung: Rumah Uskup Jadi Tempat Minta Restu, Menghilang Saat Sudah Terpilih!

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:20 WIB
Mgr. Fransiskus Kopong Kung,  pr. (Uskup Larantuka. )
Mgr. Fransiskus Kopong Kung, pr. (Uskup Larantuka. )

Penulis: Elen Labina


REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Uskup Larantuka, Mgr. Frans Kopong Kung,Pr memimpin Misa Syukur Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 79 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2024 di Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka (Jumat, 16/08/2024).

Dalam kotbahnya, Uskup Kopong Kung mengajak seluruh umat yang hadir untuk mensyukuri rahmat kemerdekaan sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa atas seluruh perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan dalam merebut kemerdekaan negara Indonesia.

"79 tahun merdeka demokrasi kita sudah semakin sehat, tiap kita tentu saja merdeka mengembangkan demokrasi di tanah air kita," kata Uskup.

 Baca Juga: Ahmad Doli Ingatkan Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN

Ia juga menyampaikan, bahwa musuh demokrasi adalah ketika politik sudah terkontaminasi oleh uang.

Demokrasi juga tidak sehat kata Uskup, ketika politik kekuasaan penuh dengan rekayasa, dinasti mulai memperlihatkan wajah- wajah baru.

"Dimuka orang omong lain, di belakang lain. Politik mengatakan janji, tetapi kadang manipulasi dengan apa yang dikatakan tidak sesuai dengan kenyataan," ungkapnya.

 Baca Juga: Ahmad Doli Ingatkan Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN

Mgr. Kopong juga mengatakan, jika mau Flores Timur maju harus ada keberanian untuk tidak berkorupsi, harus berani berkata jujur kepada Tuhan, bangsa dan negara, kepada lewotanah dan kepada semua darah yang tertumpah pada bangsa dan negara.

"Tugas kita adalah jujur kepada siapapun. Kita harus berani melihat tanah air kita di Flotim, banyak hal yang harus ditata kembali," katanya.

Memasuki usia Indonesia ke- 79 ini, Mgr. Kopong juga mengajak untuk bersama- sama membangun Flores Timur.

 Baca Juga: Putusan MKMK yang Memberhentikan Anwar sebagai Ketua MK Dinilai Bermasalah Sejak Awal

Ia juga menyoroti soal janji- janji manis para politisi pada tahun politik ini.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X