"Pilkada adalah kesempatan rakyat yang menentukan pilihan pemimpin yang bertanggung jawab untuk membangun Flores Timur yang lebih maju, yang hidup dalam iman. Jangan hanya muncul pada masa kampanye dengan janji- janji manis," katanya.
Ia juga menyampaikan rumah uskup dijadikan tempat oleh para politisi saat masa kampanye, mulai dari minta restu, minta berkat dan lain- lain.
"Setelah jadi dan terpilih tidak keliatan lagi batang hidungnya. jangan di jadikan sebagai tempat untuk datang, dan hanya meminta restu, lalu menghilang," tegas Uskup Kopong.
Baca Juga: Polisi Ambil Langkah Cepat Tangani Kericuhan Tambang Emas Sekotong Lombok Barat
Ia menghendaki agar rumah Uskup dijadikan tempat untuk diskusi membangun Flores Timur yang lebih baik kedepannya.
"Saya mengajak kita untuk membangun Flotim yang lebih maju, maka pilihlah pemimpin sesuai dengan hati kita," ajaknya.
Artikel Terkait
Bandar Narkoba Jenis Ganja di Gulung Sat Res Narkoba Polres Padang Lawas
Putusan MKMK yang Memberhentikan Anwar sebagai Ketua MK Dinilai Bermasalah Sejak Awal
Aduh, Data PNS Bocor, Berdampak Signifikan terhadap Keamanan Negara
Ahmad Doli Ingatkan Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN
Pemerintah Bakal menyewa hingga Ribuan Unit Mobil Alphard Saat HUT RI di IKN, Komisi II DPR RI: Boros Anggaran