REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Keluarga besar tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia asal Larantuka, Herman Yosef Fernandez mengelar acara peluncuran buku tentang Perjuangan dan Kepahlawanan Herman Yosef Fernandez.
Acara peluncuran buku tersebut di gelar di istana Raja Larantuka, Minggu (10/11/2024).
Keluarga dekat Herman Yosef Fernandez, Grace Siahaan Njo, mengungkapkan alasan dirinya menggagas hingga meluncurkan buku tersebut.
Ia mengakui, hal ini dilakukan karena adanya keprihatinan tentang sosok Herman Fernandez, dan kehidupan orang- orang Flores Timur masa kini.
"Saya melihat, semakin hari orang semakin tidak mengenal sosok Herman Fernandes. Prasastinya sendiri sudah tidak ada di bawah patungnya. Kalau tidak ada buku dokumen yang menulis tentang Herman yosep ini, maka orang tidak akan tau," kata dia.
Hal inilah yang membuat Grace, berani melangkah, nekat memperjuangkan ‘Ketokohan, Perjuangan dan Kepahlawanan Herman Yosef Fernandez’ dalam sebuah buku.
Dalam berproses juga, Grace mengakui, dirinya tidak mengetahui banyak hal, namun berkat pertemuannya dengan Thomas B. Ataladjar, Ia akhirnya melangkah mulai dari, mengusulkan ke Pemerintah Daerah, hingga pemerintah Provinsi sampai pada menggelar berbagai seminar di kupang dan di Jakarta.
"Semua ini tidak mudah, tetapi saya punya keyakinan sampai saat ini, bisa berada di Larantuka, dan melaunching buku Herman Yosep Fernandez atas kehendak Tuhan dan leluhur lewotanah. Dan Keluarga saya sangat mendukung, agar apa yang saya gagas ini bisa berhasil," katanya.
Dan Ia juga meminta agar pemerintah bisa menyematkan gelar kepahlawanan kepada Herman Yosep Fernandez.
Baca Juga: Gunung Api Iya Naik Status ke Siaga, BNPB Imbau Pemkab Ende Belajar dari Erupsi Lewotobi Laki- laki
"Mari kita berjuang bersama- sama agar Herman Yosep bisa mendapat gelar palawan nasional," harap dia.
Menariknya, sebelum launching tersebut digelar acara adat di istana Raja Larantuka di Kelurahan Pohon Sirih, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, sore tadi.
Gelaran adat tersebut dilakukan secara langsung oleh Raja Larantuka, Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho atau Don DVD dinasti ke-22 bersama fungsionaris adat lainnya.
Gelaran adat tersebut dilakukan secara langsung oleh Raja Larantuka, Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho atau Don DVD dinasti ke-22 bersama fungsionaris adat lainnya.