Warga tampak menunggu sejak pagi dengan harapan memperoleh BBM.
Seorang warga Ile Ape yang enggan disebutkan namanya mengaku kesulitan mendapatkan Pertamax untuk sepeda motornya.
“Kami antre dari pagi sampai siang, tiba-tiba disampaikan bensin habis. Pulang terpaksa dengan tangki kosong,” kata dia.
Baca Juga: Monyet Jadi Korban Kekerasan, Polisi Sita Senapan Angin dari Dua Terduga Pelaku di Malaka
Kelangkaan BBM juga berdampak pada harga eceran. Di tingkat pengecer, BBM dijual hingga Rp 50.000 per botol penuh.
Sementara botol ukuran Rp 15.000 melonjak menjadi Rp 25.000.
Berdasarkan Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata Nomor B/500.10.7/35/SETDA/I/2026 tertanggal 16 Januari 2026, pembatasan pembelian BBM berlaku di seluruh SPBU selama periode tersebut.
Artikel Terkait
Di Forum JPP Promedia, Sekjen Kemensos Ungkap Peran Sekolah Rakyat sebagai Penyapu Ranjau Anak Miskin Indonesia
Sudewo Pakai Rompi Oranye KPK, Tersangka Suap DJKA dan Jual-Beli Jabatan Desa, tapi Klaim Tak Bersalah
Ikut Demo, Rekam Momen Bakar Jagung, Kini Dituntut 1 Tahun Penjara: Linimasa Kasus Rifa Rahnabila yang Ramai Dibahas di Medsos
Cuaca Ekstrem Berujung Petaka di Manggarai Timur, Kondisi Terbaru Longsor Goreng Meni
Tanah Longsor di Lambaleda- Manggrai Timur, Tim SAR Hadapi Cuaca Ekstrem dan Medan Sulit