Baca Juga: Jeriken Jadi Perhatian di Tengah Antrean Panjang BBM SPBU Padang Alipan
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menyeimbangkan pembangunan sektor ekonomi kreatif dengan sektor primer, seperti pertanian dan peternakan.
Saat ini, Pemkab Flores Timur juga tengah mengembangkan sejumlah program strategis, antara lain pembangunan kawasan peternakan sapi berkapasitas 1.000 ekor di Tanjung Bunga, pengembangan ayam petelur hingga 10.000 ekor, pembangunan pabrik es berkapasitas 10 ton per hari, serta pengembangan kawasan ekonomi strategis pertanian di Solor Selatan seluas 500 hektare.
Dalam kesempatan itu, Doni Dihen berharap dukungan Pemerintah Provinsi NTT terus mengalir untuk memperkuat keberlanjutan NTT Mart dan program pembangunan ekonomi daerah lainnya.
Baca Juga: Revisi UU Pemilu Jadi Prioritas, RUU Pilkada Masih di Luar Agenda DPR
“Saya sudah melihat langsung NTT Mart Flores Timur. Produknya lengkap, dari komoditas utama seperti kelapa dan kopi beserta turunannya, dan kemasannya sudah berkelas,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pelaku IKM dan UMKM serta masyarakat untuk mendukung kehadiran NTT Mart sebagai langkah inovatif dalam mendorong kemajuan ekonomi NTT.
“Ini langkah terobosan yang harus kita dukung bersama untuk mendongkrak ekonomi NTT ke arah yang lebih maju,” kata Doni Dihen.
Artikel Terkait
Alasan Tunggu KTP, Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Manggarai Timur Oleh Polisi Tuai Sorotan
Hak Protokoler Bukan Keistimewaan, MKD Libatkan Polisi Awasi Etik Anggota DPR
Kapolda NTT Beri Atensi Khusus, Tim Psikologi Diterjunkan Dampingi Keluarga Siswa SD di Ngada
Mediasi 5 Februari 2026: Yayasan Papa Miskin RS Bukit Lewoleba Akui Skorsing Agustina Ilegal
Tanpa Papan Proyek, Lapen 2025 di Tengku Lawar Manggarai Timur Belum Dikerjakan hingga 2026