REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Penyidik Polri akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, pada Rabu (21/2/2025).
Tim gabungan dari berbagai satuan akan diturunkan untuk mengusut penyebab kebakaran yang menghanguskan pusat perbelanjaan tersebut.
“Betul, tim lengkap. Forensik RS Sukanto, Biddokkes Polda Metro Jaya, Bidang DVI Rodokpol Pusdokkes, Reskrim Jakbar, bahkan mungkin BPBD dan Damkar,” ujar Kabiddokpol RS Polri Kramatjati, Kombes Pol. Hery Widjatmoko, Kamis (21/2/2025).
“Betul, tim lengkap. Forensik RS Sukanto, Biddokkes Polda Metro Jaya, Bidang DVI Rodokpol Pusdokkes, Reskrim Jakbar, bahkan mungkin BPBD dan Damkar,” ujar Kabiddokpol RS Polri Kramatjati, Kombes Pol. Hery Widjatmoko, Kamis (21/2/2025).
Baca Juga: Di Balik Kesibukan Istana Melantik Kepala Daerah, 588 Polisi Siaga Hadapi Aksi 'Indonesia Gelap' di Jakarta
Menurutnya, penyidik akan tiba di lokasi pukul 08.00 WIB.
Menurutnya, penyidik akan tiba di lokasi pukul 08.00 WIB.
Selain menyelidiki penyebab kebakaran, mereka juga akan melakukan proses identifikasi korban, termasuk recovery bodypart yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Cek TKP untuk pencarian bodypart,” ungkap Kombes Pol. Hery.
“Cek TKP untuk pencarian bodypart,” ungkap Kombes Pol. Hery.
Baca Juga: Di Istana Negara, Prabowo Tegaskan Pesan Kuat untuk Kepala Daerah yang Baru Dilantik
Sebelumnya, dilaporkan bahwa terdapat 16 kantong jenazah yang ditemukan dalam kebakaran di Glodok Plaza.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa terdapat 16 kantong jenazah yang ditemukan dalam kebakaran di Glodok Plaza.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan proses identifikasi guna memastikan identitas para korban.
Kebakaran yang melanda Glodok Plaza pada Rabu malam, 15 Januari 2025, telah menarik perhatian luas, terutama terkait penyebab insiden tersebut.
Kebakaran yang melanda Glodok Plaza pada Rabu malam, 15 Januari 2025, telah menarik perhatian luas, terutama terkait penyebab insiden tersebut.
Penyidik dari Polres Metro Jakarta Barat telah mengambil alih penyelidikan dan bekerja sama dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mengidentifikasi sumber dan penyebab kebakaran.
Hingga akhir Januari 2025, sebanyak 14 saksi telah diperiksa, termasuk karyawan, pengunjung, serta pengelola Glodok Plaza dan tempat hiburan yang berada di dalamnya.
Hingga akhir Januari 2025, sebanyak 14 saksi telah diperiksa, termasuk karyawan, pengunjung, serta pengelola Glodok Plaza dan tempat hiburan yang berada di dalamnya.
Namun, hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan, dan proses penyelidikan masih berlangsung.
Baca Juga: Baru Bebas, Residivis Sabu Ini Malah Kembali Diciduk di Warung Makan
Sebelumnya, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Glodok Plaza dinyatakan belum memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran.
Sebelumnya, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Glodok Plaza dinyatakan belum memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran.
Hal ini menambah kompleksitas dalam penyelidikan, mengingat potensi pelanggaran standar keselamatan yang mungkin berkontribusi pada insiden tersebut.
Meskipun terdapat berbagai spekulasi mengenai kemungkinan unsur kesengajaan dalam kebakaran ini, pihak kepolisian belum mengonfirmasi hal tersebut.
Meskipun terdapat berbagai spekulasi mengenai kemungkinan unsur kesengajaan dalam kebakaran ini, pihak kepolisian belum mengonfirmasi hal tersebut.
Penyidik terus mengumpulkan bukti dan informasi untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran yang mengakibatkan kerugian signifikan dan menelan korban jiwa ini.
Artikel Terkait
Anton Doni, Jejak Pendidikan dan Aktivisme Sang Bupati Flores Timur
Setahun Reportase NTT: Referensi Utama dan Kepercayaan Pembaca
Polisi Bongkar Sindikat Pencuri di Ende: Uang Raib untuk Judi dan Miras, Barang Lenyap Hingga ke Manggarai!
Di Istana Negara, Prabowo Tegaskan Pesan Kuat untuk Kepala Daerah yang Baru Dilantik
Di Balik Kesibukan Istana Melantik Kepala Daerah, 588 Polisi Siaga Hadapi Aksi 'Indonesia Gelap' di Jakarta