KKB Tembaki Tim Pencari Iptu Tomi di Papua Barat, Brimob Selamatkan Ketua Komnas HAM

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 07:43 WIB
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., memimpin apel konsolidasi dalam rangka penutup Operasi SAR dan Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 di Mapolres Teluk Bintuni. (Foto Divisi Humas Polri)
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., memimpin apel konsolidasi dalam rangka penutup Operasi SAR dan Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 di Mapolres Teluk Bintuni. (Foto Divisi Humas Polri)

 

REPORTASENTT.COM, PAPUA BARAT- Polri membenarkan adanya insiden penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat operasi pencarian terhadap Iptu Tomi Samuel Marbun di kawasan Sungai Rawara, Distrik Moskona, Papua Barat, Minggu (27/4).

Penembakan terjadi saat tim tengah menjalankan misi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Dalam insiden tersebut, rombongan Ketua Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, ikut berada di lokasi dan menjadi sasaran tembakan.

Baca Juga: Harry Ungkap Fakta Mengejutkan soal Keamanan Kerajaan Inggris: Tangan Saya Terikat

Beruntung, tim Brimob yang tergabung dalam Satgas AB Moskona 2025 sigap memberikan perlindungan dan berhasil menyelamatkan seluruh anggota rombongan.

"Benar, saat operasi kemanusiaan dalam pencarian Iptu Tomi Marbun di Sungai Rawara, Distrik Moskona, pada pukul 07.10 WIT, rombongan mendapatkan serangan tembakan dari kelompok sipil bersenjata.

Tim Brimob segera melakukan tindakan perlindungan dan berhasil menyelamatkan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., Senin (28/4).

Baca Juga: Diam- diam Mengendap di DPR, Prabowo Mendadak Singgung RUU Perampasan Aset di Depan Ribuan Buruh: Udah Nyolong, Harus Balikin Dong!

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Seluruh rombongan, termasuk Ketua Komnas HAM Papua, berhasil dievakuasi ke Pos Komando Taktis (Poskotis) Meyado dalam kondisi selamat.

Operasi pencarian ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan gabungan yang melibatkan unsur TNI-Polri, Basarnas, Komnas HAM, serta tokoh agama dan masyarakat lokal.

Meski menghadapi ancaman keamanan dan medan yang berat, operasi ini tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X