REPORTASENTT.COM, KUPANG- Polresta Kupang Kota menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si, menyampaikan hal tersebut saat memimpin apel menjelang pelaksanaan Operasi Pekat, Jumat (16/5) sore.
“Penindakan secara tegas akan dilakukan kepada segala bentuk premanisme, yang apabila masih kami temukan di lapangan,” tegas Kombes Aldinan dalam arahannya di hadapan jajaran personel.
“Penindakan secara tegas akan dilakukan kepada segala bentuk premanisme, yang apabila masih kami temukan di lapangan,” tegas Kombes Aldinan dalam arahannya di hadapan jajaran personel.
Operasi kepolisian yang ditingkatkan ini akan digelar selama 15 hari, terhitung sejak 15 hingga 29 Mei 2025.
Sasarannya adalah premanisme serta berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di Kota Kupang.
“Tujuan utama kita adalah menciptakan lingkungan yang kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Untuk itu, kita harus saling berkolaborasi dalam setiap satuan tugas atau Satgas yang terlibat,” jelasnya.
“Tujuan utama kita adalah menciptakan lingkungan yang kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Untuk itu, kita harus saling berkolaborasi dalam setiap satuan tugas atau Satgas yang terlibat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan operasi, Kapolresta mengingatkan seluruh personel agar tetap mengedepankan SOP dan pendekatan humanis.
“Laksanakan tugas sesuai SOP, secara tegas namun tetap humanis, agar kehadiran kita di lapangan benar-benar memberikan dampak positif. Masyarakat harus merasakan keamanan saat beraktivitas setiap hari,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum di lapangan.
“Kalau ditemukan pelanggaran atau potensi tindak pidana, jangan ragu untuk lakukan penegakan hukum. Ini bagian dari upaya kita menjaga ketertiban,” tambah mantan Kapolres Kupang tersebut.
Di akhir arahannya, Kapolresta meminta seluruh jajarannya untuk menjaga kekompakan dan menjadikan tugas ini sebagai ladang ibadah.
“Semoga Kota Kupang semakin tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Markas Judi Sabung Ayam di Pasar Wairkoja Digulung! Polres Sikka Tangkap Tiga Pelaku, Isu Beking Aparat Mencuat
Diserang Tanpa Wajah: Saat Akun Anonim Jadi Senjata Baru dalam Perang Opini
Jamkrida NTT Cetak Laba Rp14 Miliar, Pemprov Kantongi Dividen Rp7 Miliar
Kapal Ikan Matikan Lampu, TNI AL Bongkar Jaringan Penyelundupan 1,9 Ton Narkoba Internasional di Perairan Karimun
Digerebek Polisi! Puluhan Liter Sopi Disita dari Dua Lokasi di Kupang