Misteri Tangisan Bayi Dini Hari Terungkap, Seorang Ibu Ini Diamankan Polisi

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Minggu, 6 Juli 2025 | 08:07 WIB
Pelaku saat diamankan Polisi. (Foto TBN Polda NTB)
Pelaku saat diamankan Polisi. (Foto TBN Polda NTB)

 

REPORTASENTT.COM, LOMBOK- Warga Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikejutkan oleh temuan seorang bayi laki-laki yang diduga dibuang hidup-hidup oleh ibunya sendiri, Kamis (3/7) dini hari.

Pelaku diketahui merupakan seorang janda berinisial E (33), warga setempat.

Kapolsek Pringgarata, Iptu Nyoman Astika, mengungkapkan peristiwa memilukan itu bermula sekitar pukul 03.30 WITA.


Baca Juga: Baru Gabung BRICS, Indonesia Langsung Jadi Sorotan di Brasil

Saat itu, seorang warga bernama Supyan mendengar suara tangisan bayi dari arah kebun di belakang rumahnya.

“Saksi langsung menuju ke sumber suara dan menemukan bayi laki-laki dalam kondisi hidup, tanpa alas, tergeletak di tanah dekat tembok kebun,” kata Iptu Nyoman saat dikonfirmasi, Jumat (4/7).

Setelah penemuan itu, Supyan segera melapor ke kepala dusun dan pihak kepolisian.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 15 Kg Ganja di Perairan Natal

Tim piket Polsek Pringgarata langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi bayi ke Puskesmas Bagu.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi dalam keadaan sehat dan baru saja dilahirkan.

Namun yang menggemparkan, penyisiran polisi di sekitar lokasi menemukan jejak bercak darah yang mengarah ke rumah seorang janda berinisial E. Polisi pun segera melakukan pengecekan lebih lanjut.

Baca Juga: Ketika Polisi Menjadi Sosok Panutan, Cerita di Balik Pemakaman AIPTU Yohanes Don Bosco Kerans

“Awalnya pelaku tidak mengaku. Namun saat kami geledah, ditemukan pakaian penuh bercak darah di kamar mandi dan sarung yang baru dicuci. Bahkan ditemukan darah di sekitar kloset dan saluran pembuangan,” jelas Kapolsek.

E akhirnya mengakui telah melahirkan bayi tersebut dan membuangnya ke kebun tak jauh dari rumah.

Ia kemudian dibawa ke Puskesmas Bagu, dan pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa perempuan itu dalam masa nifas.

Baca Juga: Penahanan Eks Kepsek SMKN 1 Larantuka, Kuasa Hukum Soroti Prosedur dan Kejanggalan

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X