REPORTASENTT.COM, KUPANG- Sebuah toko di Jalan Cak Doko, Kelurahan Oetete, Kecamatan Kota Raja, Kupang, dibobol maling dengan modus nekat membongkar atap toko.
Pelaku mengambil uang tunai dan sejumlah barang dagangan dengan total kerugian mencapai sekitar Rp10 juta.
Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids Didrak Mada, S.H., membenarkan kejadian yang terjadi pada Kamis, 3 Juli 2025 tersebut.
Baca Juga: Uskup Agung Ende: OMK SVD Harus Jadi Terang Dunia dan Agen Perubahan
“Kami sudah menerima laporan resmi dari pihak toko dan saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam,” ujar AKP Leyfrids, Senin (14/7).
Insiden ini pertama kali diketahui oleh tiga karyawan toko saat membuka usaha di pagi hari.
Salah satu karyawan, Bety, mendapati kondisi toko dalam keadaan berantakan.
Baca Juga: Perawat dan Bidan di Adonara Terpaksa Gantikan Dokter, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Puskesmas
Laci kasir dan lemari rokok yang berada di dalam toko ditemukan dalam keadaan terbuka dan beberapa barang hilang.
“Barang-barang berserakan di lantai. Kami segera melapor ke supervisor yang kemudian memerintahkan untuk membuat laporan polisi,” kata AKP Leyfrids mengutip keterangan saksi.
Baca Juga: Dikira Boneka Jerami, Ternyata M4yat! Penemuan Mengejutkan Buruh Tani di Sawah Kediri
Laporan resmi dengan nomor LP / B / 113 / VII / 2025 / Sektor Kota Raja telah diterima kepolisian.
Hingga kini, tiga saksi telah diperiksa dan Tim Inafis Polresta Kupang Kota melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari, S.I.K., M.M., menambahkan pihaknya telah mengerahkan tim Buru Sergap (Buser) untuk membantu pengungkapan kasus.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Disalurkan di Sikka, Sasar Balita dan Ibu Hamil
“Pelaku akan kami buru dan tangkap secepatnya karena tindakan ini sangat meresahkan masyarakat,” katanya.
Artikel Terkait
Dikira Boneka Jerami, Ternyata M4yat! Penemuan Mengejutkan Buruh Tani di Sawah Kediri
TNI AL Salurkan 386 Batang Pipa Air untuk Atasi Krisis Air Bersih di Ile Boleng
Nara Teater Pentas Ibu Tanah di Desa Nayubaya, Buka Tur Teater Bertema Sejarah dan Perlawanan
Perawat dan Bidan di Adonara Terpaksa Gantikan Dokter, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Puskesmas
Uskup Agung Ende: OMK SVD Harus Jadi Terang Dunia dan Agen Perubahan