REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Sebagian warganet di media sosial menyoroti sistem keamanan hotel mewah di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Karet, Jakarta Pusat, setelah beredar rekaman dugaan pencurian di ruang rapat.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (10/2/2026). Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), seorang pria diduga masuk ke ruang rapat saat para peserta tengah meninggalkan ruangan untuk makan siang.
Unggahan akun Instagram @trensterid, Rabu (11/2/2026), menyebut para peserta rapat keluar ruangan dengan perasaan aman karena kegiatan pertemuan belum selesai.
Baca Juga: Dany MIND ID Dorong Indonesia Tembus Pertumbuhan 8 Persen untuk Keluar dari Middle Income Trap
“Ruang rapat yang semula digunakan untuk pertemuan bisnis pun dalam keadaan kosong,” tulis akun tersebut.
Tak lama setelah ruangan kosong, terduga pelaku terlihat memasuki area rapat. Ia bergerak cepat tanpa menimbulkan kecurigaan.
“Diduga pada momen itulah pelaku masuk ke ruang rapat tanpa diketahui siapa pun,” tulis akun itu.
“Aksi pencurian berlangsung cepat dan tanpa menimbulkan suara mencurigakan.”
Baca Juga: Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Orangtua di Kupang Masuki Proses Persidangan
Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut tampak keluar dari salah satu ruangan sambil membawa tas hitam, lalu berjalan menuju area depan hotel.
Dua peserta rapat dilaporkan kehilangan dua unit laptop yang berisi data penting perusahaan, serta dompet berisi uang tunai dan kartu kredit dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga Rabu malam, belum ada keterangan resmi dari manajemen hotel terkait insiden tersebut. Kasus ini menambah daftar peristiwa keamanan di fasilitas publik kelas atas di Ibu Kota.
Artikel Terkait
Perwakilan Vatikan Sampaikan Berkat Paus Leo XIV pada Tahbisan Uskup Baru Larantuka
Viral Tuduhan Oknum Polisi Bawa Tahanan ke Hotel, Begini Respons Resmi Polresta Kupang Kota
Gara-gara Helm, Calon Pengantin di Maulafa- Kupang Diamankan Polisi Sebelum Akad
Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Orangtua di Kupang Masuki Proses Persidangan
Dany MIND ID Dorong Indonesia Tembus Pertumbuhan 8 Persen untuk Keluar dari Middle Income Trap