Baca Juga: Sigap Tanggap Bencana, Kapolres Flores Timur Turun Langsung Bantu Korban Gempa
“Langkah cepat sangat dibutuhkan agar jaringan ini tidak semakin merusak masa depan anak-anak di Flores Timur,” katanya.
Kasus ini menambah daftar panjang kekhawatiran terkait peredaran narkotika di daerah kepulauan. Masyarakat berharap adanya langkah terpadu antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan serta pencegahan.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, upaya pencegahan dan pembinaan menjadi prioritas utama selain penindakan hukum.
Baca Juga: Cahaya Aneh Berjejak Asap Panjang, Warga Rekam dan Viral!
Namun, kondisi di lapangan dinilai belum mencerminkan pendekatan tersebut secara seimbang.
Artikel Terkait
Nyaris Bentrok di Depan Hyperstore Kupang, Berakhir Damai Lewat Mediasi Polisi
Sigap Tanggap Bencana, Kapolres Flores Timur Turun Langsung Bantu Korban Gempa
Pamflet di Setiap Sudut Kota: Upaya Polisi Mengungkap Hilangnya Warga Maumere
Prabowo Subianto Mundur dari IPSI: Setelah 34 Tahun Jadi Pendekar, Kini Naik Level Jadi Pendekar Istana
Kejaksaan Panen Rp11,42 Triliun dari Hutan, Rudianto Lallo: Bukti Penegakan Hukum Berdampak Nyata