Fakta Mengejutkan Terbongkar di Balik Tragedi Cunca Wulang, Dugaan Kelalaian Kini Diburu Polisi

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Senin, 25 Mei 2026 | 22:43 WIB
Kondisi jembatan gantung di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang diduga menjadi lokasi jatuhnya dua wisatawan asal Austria. (Foto/ ist)
Kondisi jembatan gantung di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang diduga menjadi lokasi jatuhnya dua wisatawan asal Austria. (Foto/ ist)

Baca Juga: Skandal Kampus UPN Yogyakarta Mengguncang, 7 Dosen Disorot, 13 Korban Terungkap

 

Temuan tersebut menjadi bagian penting dalam pengusutan rantai tanggung jawab hukum pengelola wisata.

Polisi juga menggandeng ahli konstruksi dan Laboratorium Forensik untuk melakukan audit teknis terhadap jembatan gantung di kawasan wisata Cunca Wulang.

“Ahli konstruksi akan menilai tingkat kelayakan struktur jembatan, kondisi kayu penyangga, kapasitas beban, termasuk hasil perbaikan sebelumnya. Dokter forensik juga memperkuat pembuktian melalui visum,” tutur Henry.

 

Baca Juga: Modus Ekspor Sumber Daya Alam Indonesia Terkuak Usai Presiden Prabowo Singgung Underinvoicing dan Transfer Pricing di Rapat Paripurna DPR RI



Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah dokumen penting, mulai dari buku registrasi tamu, dokumen pengelolaan wisata, hingga dokumen proyek perbaikan jembatan tahun 2023.

Polda NTT memastikan penyelidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel guna memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan wisatawan terhadap sektor pariwisata di Labuan Bajo dan NTT.

“Kami meminta seluruh pengelola destinasi wisata di NTT segera melakukan audit menyeluruh terhadap fasilitas yang memiliki risiko tinggi. Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama,” kata Henry.

 

Baca Juga: Ayah Aniaya Balita 2 Tahun di Padang, Polisi Siapkan Hukuman Berat untuk Pelaku

Polisi juga mengimbau pengelola wisata segera menerapkan SOP keselamatan tertulis, menyediakan rambu peringatan, melakukan inspeksi berkala, serta memastikan pemandu wisata memiliki pembekalan keselamatan memadai.

Sementara itu, dua jenazah korban masih disemayamkan di RSUD Komodo Labuan Bajo sambil menunggu proses lanjutan serta koordinasi dengan Kedutaan Besar Austria di Jakarta.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X