Pasca Bentrok TNI AL dan Brimob di Sorong, Polda dan Koarmada TNI AL Akan Lakukan Hal ini ke Anggotanya

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Senin, 15 April 2024 | 08:23 WIB
Situasi bentrok antara yang terjadi antara oknum anggota Brimob Papua Barat Batalyon B Sorong dan TNI AL di Pelabuhan Laut Sorong, Sabtu (14/4/2024). (Foto tangkapan layar facebook Tebai Adama Seba)
Situasi bentrok antara yang terjadi antara oknum anggota Brimob Papua Barat Batalyon B Sorong dan TNI AL di Pelabuhan Laut Sorong, Sabtu (14/4/2024). (Foto tangkapan layar facebook Tebai Adama Seba)
 
REPORTASENTT.COM, SORONG- Pasca bentrok antara yang terjadi antara oknum anggota Brimob Papua Barat Batalyon B Sorong dan TNI AL di Pelabuhan Laut Sorong, Sabtu (14/4/2024), jajaran Polda Papua Barat dan Komando Armada (Koarmada) III akan melakukan penyelidikan dan pendalaman.
 
Hal itu disampaikan oleh Panglima Komando Armada  III Laksda TNI Hersan,S.H., M.Si., M.Tr.Opsla dan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P dalam conference pers yang digelar di Mapolres Sorong Kota, Sabtu (14/4/2024) malam.
 
"Bahwa sampai sejauh ini situasi Kamtibmas yang ada di kota Sorong masih kondusif, aman terkendali," kata Kapolda Irjen Pol Johnny.
 
 
Dikatakan Irjen Pol Johnny, koordinasi dan komunikasi terus dibangun bersama Koarmada III, Korem 181 PVT, Pasmar III, dan Lantamal XIV, dan berkomitmen menjaga situasi yang ada di Sorong tetap aman dan kondusif.
 
Salah satu indikatornya kata dia, adalah adanya aktivitas masyarakat masih tetap berjalan seperti biasa.
 
Ia juga menyampaikan Dansat Brimob dan Kabid Propam akan turun serta bekerjasama dengan jajaran TNI AL untuk mendapatkan kronologi lengkapnya.
 

"Kami menghimbau kepada personil Polri yang ada di Kota Sorong agar tidak membesar-besarkan lagi permasalahan tersebut. masalah sudah selesai. Proses penyelidikan dan penegakan hukum baik internal maupun hukum pidanya tetap berjalan," ungkapnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Pangkoarmada III Laksda TNI Hersan,S.H., M.Si., M.Tr.Opsla juga menegaskan akan melaksanakan pendalaman terhadap anggota TNI AL yang diduga melakukan pengrusakan terhadap Pos-pos pengamanan Polresta Sorong Kota.
 
“Jika terbukti kita akan lakukan proses, karena semuanya ini imbas dari masalah tadi pagi di pelabuhan,” pungkasnya.
 
Pangkoarmada III mengatakan, terhadap anggota-anggota yang melakukan pengrusakan pos-pos yang diduga dilakukan TNI AL akan dilakukan pendalaman.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X