REPORTASENTT.COM, BIMA- Tuduhan keterlibatan anggota kepolisian dalam jaringan narkoba menjadi sorotan hangat di media sosial.
Dalam isu yang berkembang, sejumlah warganet menuding adanya anggota Polres Bima Kota yang diduga berperan sebagai bandar narkoba.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H., memberikan pernyataan tegas pada Senin (30/12/2024).
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H., memberikan pernyataan tegas pada Senin (30/12/2024).
Ia mempersilakan pihak- pihak yang menuduh maupun yang dituduh untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut.
“Anggota yang dituding terlibat harus bisa membuktikan ketidakbersalahannya. Begitu juga pihak yang menuduh, harus menyertakan bukti konkret,” ujar Kapolres Bima Kota saat diwawancarai.
Ia menegaskan, Propam Polda NTB telah melakukan penyelidikan terhadap sejumlah anggota yang dicurigai, termasuk tes urine untuk memastikan integritas para personel. Hasil dari pemeriksaan itu, menurutnya, akan ditangani langsung oleh Polda NTB.
“Anggota yang dituding terlibat harus bisa membuktikan ketidakbersalahannya. Begitu juga pihak yang menuduh, harus menyertakan bukti konkret,” ujar Kapolres Bima Kota saat diwawancarai.
Ia menegaskan, Propam Polda NTB telah melakukan penyelidikan terhadap sejumlah anggota yang dicurigai, termasuk tes urine untuk memastikan integritas para personel. Hasil dari pemeriksaan itu, menurutnya, akan ditangani langsung oleh Polda NTB.
Baca Juga: Ketua Dewan Pers Ungkap Peran Mengejutkan Polri dalam Menjaga Kemerdekaan Pers
“Kami tidak akan terpengaruh oleh isu yang berkembang di media sosial yang belum pasti kebenarannya. Penindakan terhadap peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah Bima tetap berjalan sesuai prosedur,” tegas AKBP Yudha.
Kapolres juga memastikan bahwa kritik dari masyarakat menjadi bahan evaluasi internal untuk memperbaiki kinerja jajarannya.
“Kami tidak akan terpengaruh oleh isu yang berkembang di media sosial yang belum pasti kebenarannya. Penindakan terhadap peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah Bima tetap berjalan sesuai prosedur,” tegas AKBP Yudha.
Kapolres juga memastikan bahwa kritik dari masyarakat menjadi bahan evaluasi internal untuk memperbaiki kinerja jajarannya.
Namun, ia menekankan bahwa Polres Bima Kota berkomitmen penuh dalam pemberantasan narkoba, sebagaimana terbukti dari keberhasilan mereka dalam mengungkap banyak kasus terkait di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Seluruh Ketua Cabang PGRI Flotim Tolak Keras Pernyataan Maksimus Masan Kian, Ada Apa?
“Buktinya, kami menjadi salah satu Satuan Wilayah yang paling banyak mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di NTB,” tutup Kapolres.
“Buktinya, kami menjadi salah satu Satuan Wilayah yang paling banyak mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di NTB,” tutup Kapolres.
Artikel Terkait
Terobosan 2025: Rahasia Mendikdasmen untuk Guru Sejahtera dan Pembelajaran Revolusioner
Hartini Harun: Catatan dari Lapangan, Tentang Pilihan Hidup dan Takdir Allah
Misa Tutup Tahun di Stasi Kolaka, Tanjung Bunga: Momen Refleksi dan Pembaruan Iman
Ketua Dewan Pers Ungkap Peran Mengejutkan Polri dalam Menjaga Kemerdekaan Pers
Terungkap! KPK Tangkap Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Shelter Tsunami di NTB