REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kasus dugaan kebocoran data pelanggan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mencuat setelah sebuah forum gelap (dark forum) mempublikasikan informasi tersebut pada Senin, 11 Agustus 2025.
Unggahan itu dilakukan oleh pengguna bernama “R0m4nce” yang mengaku memperoleh data pelanggan JNE dari Mei hingga 8 Agustus 2025.
Dalam postingannya, pelaku mengklaim memiliki data logistik JNE sebanyak 81,47 juta baris.
Baca Juga: Pangdam IX/Udayana Melayat Prada Lucky, Ungkap 4 Prajurit Ditahan, Motif Masih Misteri
Kasus dugaan kebocoran data pelanggan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mencuat setelah sebuah forum gelap (dark forum) mempublikasikan informasi tersebut pada Senin, 11 Agustus 2025.
Unggahan itu dilakukan oleh pengguna bernama “R0m4nce” yang mengaku memperoleh data pelanggan JNE dari Mei hingga 8 Agustus 2025.
Dalam postingannya, pelaku mengklaim memiliki data logistik JNE sebanyak 81,47 juta baris.
Baca Juga: Pangdam IX/Udayana Melayat Prada Lucky, Ungkap 4 Prajurit Ditahan, Motif Masih Misteri
Data yang bocor tersebut berisi informasi sensitif, termasuk nomor resi, nama penerima, alamat lengkap, nomor ponsel, hingga rincian barang kiriman.