hukum-kriminal

Ketahuan Saat Buang Plastik Hitam ke Sumur, IRT di Mataram Diciduk Polisi

Jumat, 12 September 2025 | 07:52 WIB
Pelaku saat diamankan Polisi. (Foto TBN Polda NTB)




REPORTASENTT.COM, MATARAM – Aksi nekat seorang ibu rumah tangga (IRT) di Karang Medain, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), berakhir di tangan aparat kepolisian.
 
 
Perempuan berinisial NKS (54) ditangkap Tim Satresnarkoba Polresta Mataram pada Selasa siang, 9 September 2025.


“Benar, seorang terduga pengedar narkoba diamankan. Yang bersangkutan merupakan seorang ibu rumah tangga,” kata Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, Rabu, 10 September 2025.
 
 
 
 Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Berawal dari Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu
 


Penangkapan berlangsung sekitar pukul 12.00 WITA di rumah NKS.
 
 
 
Saat polisi tiba, ia panik dan berusaha membuang plastik kresek hitam ke dalam sumur depan rumah.
 
 
 
“Namun aksinya tidak berhasil. Plastik itu segera diamankan, isinya beberapa paket sabu siap edar,” ujar Bagus.
 
 
 
 Baca Juga: BNPB Perbaiki Akses Pascabanjir Bandang Nagekeo, 3 Titik Longsor Masih Tertutup
 


Penggeledahan berlanjut ke dalam rumah. Dari pemeriksaan, polisi menemukan tambahan sabu dengan total berat 3,23 gram, plastik klip kosong, alat komunikasi, dan perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk transaksi.


“Seluruh barang bukti sudah kami amankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ucap Bagus.


Atas perbuatannya, NKS dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
 
 
 
 
 Baca Juga: BNPB Kirim Tim Darurat ke Nagekeo, Suharyanto Menyusul Usai Tangani Banjir di Bali
 
 
Ia terancam hukuman penjara minimal lima tahun.


Polisi kini masih mendalami peran NKS, apakah sebagai pengedar aktif atau hanya kurir.
 
 
“Kami tidak pandang bulu. Siapa pun yang terlibat, baik pengguna maupun pengedar, akan kami tindak tegas. Ini komitmen Polresta Mataram memerangi narkoba,” kata Bagus.


Tags

Terkini