REPORTASENTT.COM, MAUMERE- Seorang siswi berusia 14 tahun di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, ditemukan tewas tertimbun di aliran Kali Watuwogat, Senin (23/2/2026) siang, setelah dilaporkan hilang selama tiga hari.
Korban berinisial S.T.N, pelajar kelas II SMP MBC Ohe, sebelumnya pamit dari rumahnya di Dusun Romanduru, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, pada Jumat (20/2/2026).
Ia hendak mengambil gitar yang dipinjam seorang teman, dengan jarak tempuh sekitar 500 meter dari rumahnya.
Baca Juga: Mediasi Mandek di Lembata, Gugatan Agustina Sabu Beda Seret Disnakertrans dan RS Bukit Lewoleba
Namun hingga pukul 20.00 WITA, korban tidak kembali. Keluarga kemudian melakukan pencarian ke rumah kerabat dan lingkungan sekitar.
Upaya pencarian terus dilakukan hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Kewapante, jajaran Polres Sikka, pada Minggu (22/2/2026).
Pencarian diperluas pada Senin siang. Sekitar pukul 14.00 WITA, seorang warga, Emanuel Mula (46), mencium bau menyengat dari arah kali.
Baca Juga: Polisi Dalami Dugaan Ketidaksesuaian Data SKCK Terlapor Asusila di Flotim yang Lolos Seleksi TNI
Ia lalu mendekati tumpukan batu, rumput, dan bambu yang tampak tidak lazim.
“Saya curiga karena susunannya seperti sengaja ditutup. Setelah didekati, terlihat bagian tubuh manusia,” kata Emanuel kepada wartawan.
Warga lain yang datang memastikan temuan tersebut mengenali jasad itu sebagai S.T.N. Tangis keluarga pecah di lokasi penemuan.