hukum-kriminal

Terkuak di Belu, 11 Juta Batang Rokok Ilegal Diduga Diselundupkan WNA

Senin, 27 April 2026 | 20:19 WIB
Petugas Bea Cukai melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti rokok ilegal dalam operasi penindakan dugaan penyelundupan di wilayah perbatasan Belu. (Foto YT @ Bea Cukai Atambua)

 

 

REPORTASENTT.COM, BELU- Kapolda Polda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Rudi Darmoko memberikan apresiasi atas keberhasilan Polres Belu bersama Bea Cukai Atambua mengungkap kasus penyelundupan 11 juta batang rokok ilegal di wilayah perbatasan.

Apresiasi itu disampaikan melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra di Mapolda NTT, Senin (27/4/2026).

Menurut dia, keberhasilan tersebut menunjukkan profesionalitas, dedikasi, dan soliditas personel dalam menjalankan penegakan hukum di kawasan perbatasan yang rawan aktivitas ilegal.

 

Baca Juga: Isu Mafia BBM Ilegal Seret Nama Polisi, Kapolres Manggarai Barat Bantah Keterlibatan Anggota dan Siapkan Sanksi Tegas



“Kapolda memberi apresiasi atas kerja keras dan sinergi Polres Belu bersama Bea Cukai Atambua. Langkah ini penting untuk menjaga kedaulatan negara serta melindungi perekonomian nasional,” kata Henry.

Dalam pengungkapan kasus itu, petugas mengamankan 11.000.000 batang rokok jenis sigaret putih mesin yang diduga diselundupkan oleh warga negara asing.

Dari penindakan tersebut, negara diperkirakan terhindar dari potensi kerugian mencapai Rp23,1 miliar.

 

Baca Juga: Gudang Solar Ilegal di Atambua Terungkap, Polisi Amankan Pria dan Truk Modifikasi



Henry menjelaskan, keberhasilan operasi tidak terlepas dari kerja sama lintas instansi dalam memutus jaringan penyelundupan antarnegara.

Menurut dia, pola kejahatan di kawasan perbatasan terus berkembang sehingga membutuhkan respons terpadu.

“Sinergi antarlembaga menjadi faktor utama. Kolaborasi seperti ini perlu diperkuat untuk menghadapi tantangan kejahatan yang semakin kompleks,” katanya.

 

Baca Juga: Keluarga Terduga Pelaku Klarifikasi Kasus di Ile Boleng, Sebut Konflik Dipicu Perselisihan Lama

Kapolda juga berharap capaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polda NTT untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.

Kasus ini sekaligus memperlihatkan upaya aparat mendukung stabilitas ekonomi dan keamanan nasional, terutama di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

Tags

Terkini