hukum-kriminal

WhatsApp Tidak Direspon, Mahasiswa di Kupang Kaget Saat Mendatangi Kos Pacarnya

Senin, 15 April 2024 | 21:52 WIB
Foto ilustrasi. (Desain Template Tim Repostase NTT)
 
 
 
REPORTASENTT.COM, KUPANG-  Kisah mengharukan menimpa RD (26) salah satu mahasiwa di kota Kupang. Saat itu RD mendatangi kos pacarnya di  jalan Gerbang Madya, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Minggu (14/4) siang kemarin.
 
Kehadiran RD ke kos itu lantaran pacarnya yang berinisial  MCP (21), mahasiswa semester 8 di kota Kupang tersebut tidak membalas chatnya melalui aplikasi whatsApp.
 
Ia pun memutuskan mendatangi kediaman MCP. Sampai di kos, RD langsung mengetuk pintu, dan terlihat pintu kamar tidak terkunci dan membukanya, dan melihat kekasihnya itu sedang dalam tertidur dengan posisi tengkurap. Ia kemudian memanggil- manggil nama korban, namun tidak dijawab.
 
Baca Juga: Pengunjuk Rasa Ancam Turunkan Bendera Saat Aksi Demo, Kapolresta Klarifikasi Keributan di Halaman Pengadilan Negeri Kota Kupang
 
RD kemudian memegang kaki MCP untuk membangunkannya, namun ia merasa bagian kakinya itu  terasa kaku dan dingin. Betapa kagetnya RD setelah mengetahui kekasihnya itu sudah meninggal dunia.
 
Dia lalu keluar dan memberitahukan kepada tetangga kosan korban.
 
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si dilansir melalui laman Polresta Kupang, Senin (15/4) membenarkan infomasi penemuan jenazah di kamar kos yang beralamat di Kelurahan Kelapa Lima.
 
Baca Juga: Kejadian di Australia, Uskup Ditikam Saat Misa di Gereja
 
“Benar, adanya penemuan mayat dengan jenis kelamin perempuan, di kos-kosan Alamat Kelurahan Kelapa Lima, berdasarkan laporan dari masyarakat ke Polsek Kota Lama. Kapolsek langsung saya perintahkan untuk turun ke lokasi bersama Unit Identifikasi Polresta,” jelas Kapolresta.

Dijelaskan Kapolres, setelah mendapat laporan dari masyarakat, anggota piket langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi, untuk melakukan olah TKP.

“Anggota yang tiba di TKP, langsung memasang garis polisi, guna kepentingan olah TKP,” tutup Kapolresta Kupang Kota.
 
Baca Juga: DPC Partai Demokrat Flores Timur Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil
 
Untuk diketahui, jenasah korban setelah ditemukan di TKP, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Ully Kupang, untuk dilakukan pemeriksaan luar, dan direncanakan akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Tags

Terkini