hukum-kriminal

Terima Massa Aksi dari Cipayung Plus, Kapolresta Kupang Kota Bakal Pimpin Langsung Tim Khusus Ungkap Kasus Kematian di Liliba

Kamis, 2 Mei 2024 | 17:15 WIB
Audiens di Aula Bijaksana Polresta Kupang Kota, bersama massa aksi dari dari kelompok Cipayung Plus, Kapolresta Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., SI.K., M.S (Foto Humas Polresta Kupang Kota. )

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Saat melakukan audiens di Aula Bijaksana Polresta Kupang Kota, bersama massa aksi dari dari kelompok Cipayung Plus, Kapolresta Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., SI.K., M.Si, mengatakan dirinya akan memimpin langsung tim khusus, agar dapat secepatnya mengungkap kasus kematian di Liliba.

Kapolresta pada sat itu juga menyampaikan permohonan maaf atas penanganan kasus yang dianggap lambat, namun sebenarnya kata dia penyidik terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk menemukan bukti, penyebab dari kematian korban.

"Bahwa sejauh ini kita terus melakukan upaya-upaya dalam mencari alat bukti yang cukup, sehingga pengungkapan kasus menjadi terang benderang bisa segera terwujud," ungkap Kapolresta.

 Baca Juga: Gedung Kantor dan Rumah Milik UPTD Dinas Pertanian Provinsi NTT Hangus Terbakar

Dikatakannya, saat ini sudah dibentuk tim khusus, untuk lebih fokus bekerja menangani kasus ini, agar semakin cepat terungkap.

Semua informasi-informasi yang baru diperoleh kata Kombes Pol. Aldinan, akan dikembangkan dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolresta berjanji, akan terlibat langsung dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan dalam mengungkap kasus ini.

 Baca Juga: Siapa Maarten Paes yang Akan Memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia U- 23? Ternyata Neneknya Lahir dari Daerah Ini!

Kapolresta Kupang Kota saat itu didampingi Kasat Reskrim Akp Yohanes Suhardi, S.Sos., M.H, KBO Reskrim Ipda Rudy Soik, S.H dan Kanit Pidana Umum Ipda Faijor Simanjuntak, S.H.

Mereka beraudiens dengan kelompok cipayung plus, terkait penanganan kasus kematian korban (SB) yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi sudah hangus terbakar, dengan TKP di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, pada (2/8/2022) lalu.

Para peserta aksi yang datang bersama keluarga korban dari Kabupaten Sumba Barat Daya.

 Baca Juga: Ansy Lema Dukung Pemindahan TPI di Labuan Bajo- NTT

Mereka menyampaikan beberapa aspirasi, diantaranya penanganan kasus kematian korban, yang dianggap berjalan lambat, sehingga sampai saat ini belum diketahui penyebab dari kematian korban.

 

Tags

Terkini