hukum-kriminal

Pegawai Honorer di Bima Ditangkap Polisi: Kronologi Mengejutkan di Balik Kasus Ini!  

Selasa, 22 Oktober 2024 | 12:18 WIB
Foto ilustrasi. Desain By Tim Reportase NTT.
 
 
 
REPORTASENTT.COM, BIMA-  AJS (36), seorang pegawai honorer asal Kota Bima, ditangkap oleh Tim Kaisar Hitam dari Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota.
 
Penangkapan berlangsung pada Minggu, 21 Oktober 2024, sekitar pukul 23.00 WITA, dan diduga terkait kepemilikan serta niat mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota Iptu Dediansyah, menjelaskan bahwa AJS diduga kuat terlibat dalam aktivitas peredaran narkoba di wilayah Kota Bima.
 
 Baca Juga: Selama Sepekan, Sebanyak 131 Preman yang Resahkan Masyarakat Dijaring Polisi
 
Penangkapan dilakukan petugas setelah melakukan penyelidikan mendalam berdasarkan laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, kami melakukan penyelidikan dan menggerebek lokasi tempat AJS berada di Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat.
 
Penangkapan ini dilakukan bersama sejumlah barang bukti,” ungkap Iptu Dediansyah pada Senin, (22/10).
 
Baca Juga: Polres Cianjur Tangkap Pengedar Sabu dan Buru Bandar Besar

Dalam penggerebekan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan tiga paket sabu-sabu dengan berat kotor 2,33 gram.
 
Selain itu, sejumlah barang bukti lainnya juga disita, termasuk lima bungkus plastik klip kosong, dua handphone, sendok takaran, korek gas, kaca, dua timbangan digital, gunting kecil, sumbu, bong, serta dua kotak penyimpanan berukuran sedang dan kecil.

Tidak hanya itu, lanjut Kasat Narkoba, petugas juga menyita uang tunai senilai lebih dari Rp 2 juta yang diduga hasil dari transaksi narkoba.
 
 Baca Juga: Jadi Menteri Hak Asasi Manusia,  Natalius Pigai Jelaskan Perbedaan Komnas HAM dan Kementerian HAM
 
Penggeledahan ini disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat untuk memastikan prosesnya berjalan transparan dan sesuai prosedur hukum.

“Saat ini, AJS beserta barang bukti sudah kita bawa ke Mako Polres Bima Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami juga akan mendalami kasus ini dan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Iptu Dediansyah.

Tags

Terkini