REPORTASENTT.COM, KUPANG- Seorang nelayan ditemukan meninggal dunia di atas kapal lampara di Dermaga Perikanan, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Peristiwa ini diketahui pada dini hari sekitar pukul 03.30 Wita, Sabtu (11/01/2025), setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat.
Piket Polsek Alak Polresta Kupang Kota yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Piket Polsek Alak Polresta Kupang Kota yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Penemuan Mahasiswa Meninggal Dunia Gegerkan Warga Naimata, Kota Kupang, Polisi Ungkap Hal Ini!
Setibanya di Dermaga Perikanan Tenau, petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Angkatan Laut (AL) Osmok.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan RJH Manurung, melalui Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel, S.IK, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa korban berinisial CM (60), warga Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, yang merupakan seorang nelayan.
Dua orang saksi, DF dan RN, yang berada di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa saat kapal sedang berlayar di perairan Barat Daya (depan PLTU Bolok), Kapten kapal memerintahkan ABK untuk membangunkan korban karena akan menurunkan jaring pukat.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan RJH Manurung, melalui Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel, S.IK, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa korban berinisial CM (60), warga Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, yang merupakan seorang nelayan.
Dua orang saksi, DF dan RN, yang berada di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa saat kapal sedang berlayar di perairan Barat Daya (depan PLTU Bolok), Kapten kapal memerintahkan ABK untuk membangunkan korban karena akan menurunkan jaring pukat.
Namun, ketika korban dibangunkan, ia tidak memberikan respons.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa korban sudah tidak bernapas dan ditemukan bercak darah yang keluar dari mulutnya.
"Tangan kanan korban juga berada di dahi," kata Kapolsek.
Baca Juga: Ini Alasan Polres Ende Terapkan Sistem Buka Tutup di Lokasi Longsor KM 4 Jalan Raya Ende- Bajawa
Setelah memastikan korban meninggal, Kapten kapal memutuskan untuk kembali berlabuh di Dermaga Perikanan Tenau dan melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Alak.
Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel, menambahkan bahwa setelah korban dievakuasi ke RS Angkatan Laut, dokter yang memeriksa pada pukul 07.00 Wita menyatakan korban telah meninggal dunia.
Setelah memastikan korban meninggal, Kapten kapal memutuskan untuk kembali berlabuh di Dermaga Perikanan Tenau dan melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Alak.
Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel, menambahkan bahwa setelah korban dievakuasi ke RS Angkatan Laut, dokter yang memeriksa pada pukul 07.00 Wita menyatakan korban telah meninggal dunia.
Mengingat kejadian tersebut terjadi di perairan laut, pihak Polsek Alak telah berkoordinasi dengan Polairud Polda NTT untuk penanganan lebih lanjut.