REPORTASENTT.COM, ENDE- Pesan yang beredar luas di aplikasi WhatsApp beberapa hari terakhir mengenai dugaan penculikan anak di Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat.
Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa penculik menggunakan motor untuk mengajak anak- anak berjalan- jalan dan menarik paksa mereka ketika menolak.
Beberapa versi pesan juga menyebutkan, anak yang diculik berhasil memberontak dan diturunkan di sekitar Woloweku.
Baca Juga: Di Perairan Utara Papua: TNI AL Kerahkan CN235 MPA P-8303 untuk Patroli Udara!
Ada juga pesan yang menyebutkan, awal mula kejadian terjadi di sekitar Potulando, sementara versi lain menyebutkan di sekitar Ndao.
Namun, Kapolres Ende melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Ende, Ipda Heru Sutaban, menegaskan, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait kasus penculikan atau anak hilang.
“Berita tersebut hoaks. Sampai saat ini kami (Polres Ende) belum menerima laporan terkait hal tersebut,” ujar Ipda Heru Sutaban saat dikonfirmasi pada hari Sabtu (26/1/2025).
Baca Juga: Peruntungan Shio Ular Kayu 2025 di Bidang Asmara: Energi Positif Menanti
Pihak Kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terprovokasi dengan berita yang belum jelas kebenarannya.
“Saring sebelum sharing, kami mengharapkan masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial,” tambahnya.
Ipda Heru juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keluarga serta barang berharga.
Baca Juga: Tiga Hari Hilang, Warga Tasifeto Timur Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Derasnya Arus
Namun, ia menekankan pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkan.