hukum-kriminal

Anggota Polisi Terlibat Kasus Kekerasan, Kapolda NTT: Hukum Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 8 Februari 2025 | 06:31 WIB
Foto Ilustrasi penangkapan.

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memastikan akan menindak tegas dan adil anggota Polri yang terlibat dalam kasus kekerasan fisik di Polres Malaka.

Penindakan akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik dari aspek disiplin, kode etik, maupun pidana.

Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., melalui Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan, dirinya menganggap setiap anggota sebagai anak yang harus dibina dan diarahkan.

 Baca Juga: Pemerintah Indonesia Siapkan Larangan Anak Pakai TikTok, Tapi Bill Gates Bilang Tak Ada Usia Ideal?


Namun, dalam hal pelanggaran, Kapolda juga akan bertindak sebagai orang tua yang adil, menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

"Anggota Polda NTT ini orang tuanya adalah Kapolres dan Kapolda. Oleh karena itu, bapak Kapolda akan menindak dengan seadil-adilnya sesuai peraturan hukum yang berlaku, baik dalam aspek disiplin, etik, maupun pidana," ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra di Mapolda NTT, Jumat (7/2/2025).

Sebagai langkah awal, Kabidpropam Polda NTT langsung bertindak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang diduga terlibat dalam kasus ini.

 Baca Juga: Trump Klaim Jalur Gaza Akan Diserahkan ke AS Pasca Konflik

Saat ini, terduga pelaku telah menjalani Patsus (penahanan di tempat khusus) sebagai bagian dari proses hukum yang berjalan.

"Secara khusus, bapak Kapolda NTT juga mengimbau kepada seluruh anggota Polri maupun ASN untuk selalu menjalankan tugas pokoknya dengan berpedoman pada Tribrata dan Catur Prasetya, sehingga mampu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah NTT dengan baik," tutup Kabidhumas Polda NTT.

Baca Juga: Kerja Sama Kuat untuk Hapus Pungli di NTT: Kepala Ombudsman dan Satgas Saber Pungli Bersatu, Tindak Tegas Pungutan Liar!


Kabidhumas Polda NTT juga mengatakan, pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran disiplin, terutama yang melibatkan kekerasan fisik.

Langkah ini diambil untuk menjaga marwah institusi Polri serta memastikan bahwa setiap anggota tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam bertugas.

Tags

Terkini