mancanegara

Di Balik Rencana Damai AS: Pentagon Kirim Ribuan Pasukan, Israel Gempur Teheran

Rabu, 25 Maret 2026 | 18:31 WIB
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Presiden Donald Trump. (Foto/OneAi)

 

 

 

REPORTASENTT.COM- Amerika Serikat tetap mengirim tambahan pasukan ke Timur Tengah di tengah dorongan diplomasi yang melibatkan Pakistan, sementara serangan militer di kawasan terus berlanjut.

Militer Israel melancarkan gelombang serangan baru ke Teheran, ibu kota Iran, pada Rabu. Serangan ini menyasar infrastruktur pemerintah, di saat upaya perundingan mulai mengemuka.

Di saat bersamaan, Presiden Donald Trump membuka peluang mediasi dengan mendukung tawaran Pakistan sebagai tuan rumah pembicaraan antara Washington dan Teheran.

 

Baca Juga: Kontroversi Joget MBG, Hendrik Irawan Klarifikasi Insentif Rp6 Juta dan Investasi Rp3,5 Miliar

 

Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyatakan kesiapan negaranya memfasilitasi dialog tersebut.

Menurut dua pejabat yang mengetahui pembahasan, Pakistan telah menyampaikan rancangan perdamaian 15 poin dari Amerika Serikat kepada Iran.

Namun, belum ada kepastian apakah Teheran maupun Tel Aviv menerima proposal tersebut sebagai dasar negosiasi.

 

Baca Juga: Diduga Salah Arah Navigasi Google Maps, Puluhan Mobil Pemudik Tersesat hingga Masuk Jalan Setapak di Sleman



Iran sendiri membantah adanya proses perundingan yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat. Situasi ini membuat jalur diplomasi masih berada dalam ketidakpastian.

Ketegangan di kawasan juga meluas. Arab Saudi melaporkan pencegatan sedikitnya 30 drone sejak Selasa malam, sementara Kuwait menghadapi insiden kebakaran di bandara internasional akibat serangan drone. Di Bahrain, sirene serangan udara berbunyi pada Rabu pagi.

Di Lebanon, jet tempur Israel terbang rendah di atas Beirut sejak dini hari. Wilayah Dahiya kembali menjadi sasaran setelah peringatan evakuasi diperbarui beberapa jam sebelumnya.

 

Baca Juga: BBM Ilegal 380 KL Disita TNI AL dari Kapal SPOB Kurnia Abadi 019, Potensi Kerugian Negara Diperkirakan Mencapai Rp5,58 Miliar

Halaman:

Tags

Terkini