Baca Juga: Kejadian di Australia, Uskup Ditikam Saat Misa di Gereja
Prancis, yang pesawatnya berperan dalam menembak jatuh amunisi Iran yang masuk pada hari Minggu, bergabung dengan kekuatan asing yang menyerukan agar Israel menahan diri.
“Selama beberapa tahun sekarang kami memiliki pangkalan udara di Yordania untuk memerangi terorisme,” kata Emmanuel Macron kepada saluran berita BFM TV.
Macron menambahkan, wilayah udara Yordania dilanggar, untuk itu pihaknya untuk membuat pesawat lepas landas dan mencegatnya.
Baca Juga: Jalan dan Akses Internet, Harapan Warga Kampung Penghasil Kopi di Pulau Solor
Macron menggemakan posisi Biden, dengan mengatakan Prancis akan membantu meningkatkan pertahanan Israel tetapi tidak akan menyetujui serangan balik di wilayah Iran.
“Kami akan melakukan segalanya untuk menghindari kebakaran besar, artinya eskalasi,” kata Presiden Prancis.