mancanegara

Singapura Menyambut Gembira Kedatangan Paus Fransiskus

Rabu, 11 September 2024 | 22:30 WIB
Paus Fransiskus saat tiba di Singapura.

Ia memperkirakan bahwa karena angka kelahiran yang rendah – sebagian akibat tingginya biaya membesarkan anak di Singapura, dalam waktu tiga atau empat tahun, sekitar 60 atau 70 persen penduduk akan berusia di atas 60 tahun.

Namun, penduduk, baik Katolik maupun non-Katolik, sangat gembira menyambut tamu mereka dari Roma. 

Baca Juga: Benarkah SDM di TVRI  dan RRI  Kurang Berkualitas? Anggota Komisi I DPR RI Beri Peringatan Keras!

“Kami benar-benar sangat senang, tersanjung, dan beruntung Paus Fransiskus mengunjungi rumah Santa Theresa,” tegas Tn. Seng.

“Saya pikir dia akan membuat kami sangat, sangat senang, datang mengunjungi kami,” kata Bridget Ng, seorang penghuni panti asuhan tersebut.

Masalah utama lainnya di Singapura meliputi kebutuhan perumahan dan kesejahteraan publik yang semakin kurang memadai.

Baca Juga: Perjalanan Apostolik Paus Fransiskus di Timor- Leste: Menyusuri Jejak Spiritual di Negeri 'Pusat Injil

Kendati menghadapi berbagai tantangan ini, Paus Fransiskus yakin akan menemukan Gereja yang dinamis dan hidup sepanjang kunjungannya, di mana ia dijadwalkan menyampaikan dua pidato publik: satu selama pertemuannya dengan pihak berwenang, masyarakat sipil dan korps diplomatik, pada hari Kamis, dan yang lainnya selama pertemuan antaragama dengan kaum muda, pada hari Jumat.

Warga Singapura menyambut Paus Fransiskus

Setibanya di sana, Paus akan mengadakan pertemuan pribadi dengan para anggota Serikat Jesus yang hadir di negara tersebut, di Pusat Retret St. Fransiskus Xaverius, tempat ia akan ditampung selama masa tinggalnya.

Pada hari Kamis, Bapa Suci akan melakukan kunjungan kehormatan kepada presiden, perdana menteri, dan mantan perdana menteri. Pada sore hari, ia akan memimpin Misa Kudus di Stadion Nasional Singapura.

Baca Juga: Waspada! Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan Bisa Diancam Penjara 15 Tahun

Pada hari Jumat, 13 September, sebelum bertemu dengan para lansia di St. Theresa, ia akan mengadakan pertemuan pribadi dengan uskup, para pendeta, serta para pria dan wanita yang telah ditahbiskan di Pusat Retret St. Fransiskus Xaverius.

Halaman:

Tags

Terkini