REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang molor hingga malam hari di Sulawesi Selatan memicu evaluasi terhadap operasional dapur gizi yang melayani sekolah penerima manfaat.
Peristiwa keterlambatan distribusi itu menjadi perhatian publik setelah video keluhan beredar di media sosial.
Dalam salah satu kejadian, paket makanan tiba saat sekolah sudah menutup gerbang sehingga tidak dapat diterima pada hari yang sama.
Baca Juga: Video Viral Polisi Berlutut di Tengah Massa Bersenjata di Manggarai, Cegah Perang Tanding Warga
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyampaikan program MBG berkaitan langsung dengan pelayanan kepada siswa di sekolah.
“Program MBG merupakan program strategis negara yang menyangkut kepercayaan masyarakat. Setiap pelaksana di lapangan wajib menjalankan SOP secara disiplin, terutama pada aspek keamanan pangan dan ketepatan distribusi,” kata Nanik di Jakarta, Minggu (15/3).
Ia menilai keterlambatan distribusi hingga malam hari berpotensi mengganggu kualitas pelayanan bagi penerima manfaat.
Baca Juga: MBG di Sumba Timur Belum Masif, Kekurangan Mitra dan Jarak Sekolah Jadi Hambatan
“Kami mengambil langkah menghentikan sementara operasional SPPG terkait agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola distribusi, manajemen bahan baku, serta kesiapan operasional di lapangan,” kata Nanik.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN Rudi Setiawan menjelaskan investigasi awal menemukan persoalan kesiapan bahan baku dari pemasok.
“Temuan awal menunjukkan proses pengendalian mutu serta persiapan distribusi belum berjalan optimal sehingga terjadi keterlambatan pengiriman paket MBG kepada sekolah penerima manfaat,” kata Rudi.
Baca Juga: Antisipasi Konflik Jelang Nyepi–Idul Fitri, Pangdam IX/Udayana Siagakan Personel TNI di Bali
BGN juga memastikan paket makanan yang tidak tersalurkan pada hari kejadian tidak dibagikan kembali apabila berpotensi menurunkan kualitas.
Distribusi dilakukan kembali pada hari berikutnya dengan bahan makanan baru.
Penghentian sementara operasional diberlakukan terhadap dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Kota Makassar Biringkanaya Sudiang 2 serta SPPG Pangkajene dan Kepulauan Bungoro Samalewa 1.
Artikel Terkait
Antisipasi Konflik Jelang Nyepi–Idul Fitri, Pangdam IX/Udayana Siagakan Personel TNI di Bali
Operasi Ketupat Turangga 2026: Polisi Intensifkan Patroli di Pelabuhan Larantuka, Antisipasi Gangguan Keamanan
Hujan Intensitas Tinggi Picu Longsor di Ende, Jalur Roa–Detusoko Berstatus Rawan
MBG di Sumba Timur Belum Masif, Kekurangan Mitra dan Jarak Sekolah Jadi Hambatan
Video Viral Polisi Berlutut di Tengah Massa Bersenjata di Manggarai, Cegah Perang Tanding Warga