Baca Juga: Dua Terduga Kasus Perzinaan Dibawa ke Polda NTT, Penyidik Dalami Alat Bukti
Meski tidak lagi memimpin BGN, Nanik mengungkap Presiden Prabowo masih menginginkan dirinya berperan dalam pengawasan lembaga tersebut apabila dewan pengawas dibentuk pada masa mendatang.
Namun, ia mengaku tidak ingin lagi menangani urusan keuangan karena pengalaman selama memimpin BGN meninggalkan beban psikologis yang cukup berat.
"Kalau memberi masukan saya masih sanggup, yang penting tidak berhubungan dengan memegang uang. Sumpah, saya trauma akut," tulis Nanik.
Baca Juga: Wakapolda NTT Turun ke Adonara Timur, Dorong Rekonsiliasi Akhiri Konflik Bele dan Lewonara
Pengakuan tersebut menjadi penjelasan terbuka mengenai alasan pengunduran dirinya, sementara pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional resmi ditandai dengan pelantikan Sudaryono sebagai kepala lembaga yang baru.
Artikel Terkait
Hari Kedelapan Hilang, Polisi Sisir Gudang dan Rumah Warga Cari Maria Oktavania di Sikka
Sudaryono Gantikan Nanik S Deyang di BGN, Janjikan Transparansi dan Berantas Penyimpangan
Viral KA Brantas Nyaris Tabrak Truk di Perlintasan Kediri, Palang Diduga Tak Ditutup karena Petugas Tertidur
Tim Jibom Brimob NTT Musnahkan Tiga Bom Pipa Rakitan Pascabentrokan di Adonara Timur
Polres dan Pemkab Flores Timur Percepat Rekonsiliasi Pascaperselisihan Warga di Adonara Timur