"Yang akan dilaksanakan ke depan adalah adanya kerja sama pengamanan secara institusi, sejalan dengan adanya struktur Jampidmil di kejaksaan," ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Minggu (11/5).
Kejaksaan Agung turut membenarkan adanya dukungan dari TNI.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar menyebut kehadiran TNI sebagai bentuk penguatan sinergi antara Korps Adhyaksa dan TNI.
Baca Juga: Jaksa Pertahanan: Ide Radikal Alma Wiranta Hadapi Kejahatan Luar Biasa
"Pengamanan itu bentuk kerja sama TNI dengan Kejaksaan. Itu bentuk dukungan TNI ke Kejaksaan dalam menjalankan tugas-tugasnya," ujar Harli.
Menurut Harli, kerja sama pengamanan akan diterapkan hingga ke daerah-daerah dan saat ini masih dalam tahap proses.
Langkah ini memicu diskusi di ruang publik. Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi dan implikasi dari keterlibatan militer dalam pengamanan lembaga penegak hukum sipil.