"Yang akan dilaksanakan ke depan adalah adanya kerja sama pengamanan secara institusi, sejalan dengan adanya struktur Jampidmil di kejaksaan," ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Minggu (11/5).
Kejaksaan Agung turut membenarkan adanya dukungan dari TNI.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar menyebut kehadiran TNI sebagai bentuk penguatan sinergi antara Korps Adhyaksa dan TNI.
Baca Juga: Jaksa Pertahanan: Ide Radikal Alma Wiranta Hadapi Kejahatan Luar Biasa
"Pengamanan itu bentuk kerja sama TNI dengan Kejaksaan. Itu bentuk dukungan TNI ke Kejaksaan dalam menjalankan tugas-tugasnya," ujar Harli.
Menurut Harli, kerja sama pengamanan akan diterapkan hingga ke daerah-daerah dan saat ini masih dalam tahap proses.
Langkah ini memicu diskusi di ruang publik. Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi dan implikasi dari keterlibatan militer dalam pengamanan lembaga penegak hukum sipil.
Artikel Terkait
Polres Sikka Rutin Adakan Apel Pagi, Namun Ada Catatan Mengkhawatirkan di Balik Kerapian
Duel Dramatis di Grup B! Persebata dan Persika Promosi ke Liga 3, Persic Tersingkir Meski Menang
KLHK Ancam Sanksi Berat 343 Daerah Masih Gunakan TPA Open Dumping
Ada Apa di Oebufu? Polisi Sisir UMKM, Premanisme Diduga Mengintai
BKN Wajibkan ASN Cantumkan Gelar Profesi, Ini Mekanismenya