Baca Juga: Sentuhan Bhayangkari Peduli di Ende, Ny. Julianti Sigit Prabowo Bawa 5.000 Paket Bantuan
Kehadiran Negara di Tengah Rakyat
Cak Imin menegaskan bahwa kebijakan ini bukanlah bentuk pembebasan kewajiban, melainkan kesempatan baru bagi rakyat untuk berkontribusi menjaga keberlanjutan BPJS Kesehatan.
“Ini bentuk kehadiran negara. Setelah masalah tunggakan selesai, kami dorong kesadaran iuran yang baru agar sistem ini bisa berkelanjutan,” katanya.
Tantangan Lanjutan
Meski disambut positif, rencana ini membawa tantangan baru: memastikan peserta tetap disiplin membayar iuran pasca-penghapusan utang.
Pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola sekaligus menjaga keberlanjutan pendanaan jaminan kesehatan nasional.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat bisa kembali menikmati layanan kesehatan tanpa hambatan administratif.
Baca Juga: Dua Kampung di Alor Memanas, OTK Diduga Dalang Pembakaran Kios
“Bukan berarti bebas tanggung jawab, tapi memberikan kesempatan baru. Kita ingin sistem ini berjalan sehat, berkelanjutan, dan semua rakyat mendapatkan manfaatnya,” pungkas Imin.