nasional

Program MBG Digelar Setiap Hari, Sri Mulyani: Seperti Pesta Pernikahan Terus- menerus!

Rabu, 12 Februari 2025 | 10:55 WIB
Sri Mulyani mengibaratkan MBG seperti hajatan mantu yang digelar setiap hari. (Instagram.com/smindrawati)




REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah menjadi tantangan besar bagi negara dalam menyediakan makanan sehat bagi jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
 
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mengatakan menjalankan MBG bukanlah tugas yang mudah mengingat skala dan cakupan yang luas.

Dalam pidatonya di Mandiri Investment Forum 2025 di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (11/2/2025), Sri Mulyani mengibaratkan MBG layaknya katering hajatan yang digelar setiap hari.
 
 Baca Juga: Libur Panjang di 2025! Simak Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama yang Resmi Ditetapkan Pemerintah
 
Perbedaannya, hajatan biasanya membutuhkan persiapan selama beberapa bulan dan hanya dilakukan sekali, sedangkan MBG dilakukan setiap hari di seluruh Indonesia.

“Banyak dari Anda yang mungkin pernah mengadakan pernikahan dengan tamu 500 atau 1.000 orang. MBG melibatkan penyediaan makanan bagi 5.000 orang di setiap fasilitas setiap hari,” ungkap Sri Mulyani.

Menteri Keuangan juga menyoroti tantangan besar dalam pelaksanaan MBG, terutama dalam skala nasional.
 
 Baca Juga: Ada Program Makan Bergizi Gratis di NTT? Begini Pembahasan di Polda!
 
Program ini mencakup lebih dari 350.000 sekolah dan 90 juta siswa di Indonesia, dengan pelaksanaan lima hari dalam seminggu.

“Ini bukan hanya soal anggaran, tetapi juga pelaksanaan sehari-hari, seperti menjaga kualitas makanan, sistem distribusi, dan memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan makanan yang layak,” tambahnya.

Pemerintah telah melakukan pemotongan anggaran di beberapa kementerian dan lembaga untuk menyokong program MBG.
 
 Baca Juga: Hari Kedua Tilang, Ini yang Ditemukan Satlantas Polres Flotim Saat Operasi
 
Efisiensi belanja ini diperkuat dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang memungkinkan penghematan hingga Rp306,69 triliun.
 
Sebagian anggaran ini dialokasikan untuk keberlanjutan program MBG.

Dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2025), Sri Mulyani menyatakan bahwa instruksi Presiden menekankan efisiensi anggaran yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk MBG.
 
Baca Juga: Dikira Aman, DPO Curanmor Asal Jawa Timur Ditangkap di Kos- kosan Kota Kupang

Tahap pertama pelaksanaan MBG dimulai dari Januari hingga April 2025 dengan target 3 juta penerima manfaat.
 
Pada tahap kedua, jumlah penerima akan meningkat menjadi 6 juta orang dari April hingga Agustus 2025.
 
Hingga akhir tahun, program ini ditargetkan menjangkau 15 juta penerima manfaat dengan anggaran sebesar Rp71 triliun.
 
Baca Juga: Cuaca Ekstrim, Penyeberangan di Pelabuhan Ini Ditutup Sementara

Presiden Prabowo juga sempat mengusulkan tambahan anggaran Rp100 triliun agar program ini dapat menjangkau 89 juta penerima manfaat.
 
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa tambahan dana ini akan mempercepat pencapaian target nasional.

 

Tags

Terkini