REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Suasana haru menyelimuti Gereja Katedral Jakarta pada Jumat (4/4) sore.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, datang dengan langkah perlahan dan wajah yang penuh duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang.
Jenazah almarhum disemayamkan sementara di Jakarta sebelum akhirnya dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Baca Juga: Duka Mendalam: Kepergian Mgr. Petrus Turang, Sosok Pemimpin Rohani yang Dicintai
Dalam suasana penuh keheningan, Prabowo berdiri sejenak di depan peti jenazah, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa.
Matanya tampak berkaca-kaca, mengenang sosok yang selama ini dikenal sebagai seorang gembala umat yang tak kenal lelah memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.
“Beliau orang baik. Selalu berpikir positif, dan beliau selalu kerja untuk rakyat kecil. Itu yang saya tahu,” ucap Prabowo dengan suara bergetar.
Tak lama, ia melanjutkan, bahwa ada hubungan keluarga juga bersama Mgr. Petrus Turang.
“Saya datang melayat karena memang Mgr. Turang saya kenal baik. (Kami) sering ketemu, dan juga ada hubungan keluarga.”
Kehilangan ini terasa begitu berat, bukan hanya bagi keluarga dan jemaat, tetapi juga bagi mereka yang pernah merasakan kasih dan perhatian Mgr. Petrus Turang.
Di antara lilin-lilin yang menyala dan nyanyian doa yang lirih, para pelayat tak mampu menyembunyikan kesedihan mereka.
Baca Juga: Revisi UU Pengelolaan Sampah, Langkah Darurat Atasi Krisis Lingkungan?
Artikel Terkait
Remaja 19 Tahun di Kupang Nekat Mencuri, Hasilnya Bikin Geleng- geleng!
Kasus Pengeroyokan Hebohkan Paupire Ende: 7 Pelaku Diamankan dalam Waktu Kurang dari 48 Jam!
Tim Misi Kemanusiaan Indonesia Tiba di Myanmar: Siap Tanggulangi Bencana Gempa M7.7
Disebut Jadi Simpanan Ridwan Kamil Lebih Dulu, Ayu Aulia Bongkar Fakta Mengejutkan: “Saya yang Temani USG, Bukan Dia!
Duka Mendalam: Kepergian Mgr. Petrus Turang, Sosok Pemimpin Rohani yang Dicintai