REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kabar duka menyelimuti Gereja Katolik Indonesia.
Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Monsinyur (Mgr) Petrus Turang, Pr, menghembuskan napas terakhir pada Jumat pagi, pukul 06.20 WIB, di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.
Beliau berpulang akibat komplikasi penyakit yang dideritanya dalam beberapa waktu terakhir.
Kepergian Mgr. Petrus Turang meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi umat Katolik di Nusa Tenggara Timur, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang mengenalnya sebagai pemimpin rohani yang penuh kasih dan ketulusan.
Presiden Prabowo Subianto Berikan Penghormatan Terakhir
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut hadir di Gereja Katedral Jakarta untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Dalam pernyataannya, Presiden menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan umat Katolik, serta mengenang Mgr. Petrus sebagai sosok yang selalu berpikir positif dan bekerja untuk kepentingan rakyat kecil.
"Beliau adalah pribadi yang senantiasa menebarkan semangat persaudaraan dan kepedulian sosial. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi bangsa ini," ujar Presiden Prabowo dengan nada haru.
Baca Juga: Tim Misi Kemanusiaan Indonesia Tiba di Myanmar: Siap Tanggulangi Bencana Gempa M7.7
Perjalanan Terakhir ke Kupang
Jenazah Mgr. Petrus Turang saat ini disemayamkan sementara di Gereja Katedral Jakarta.
Artikel Terkait
Gubernur NTT Soroti Garam, Perikanan, dan Pertanian di Flores Timur: Siapa yang Diuntungkan?
Kabar Gembira! Gubernur NTT Bertekad Lebih Banyak Putra- putri Flotim Masuk Akmil, Akpol, dan Sekolah Kedinasan
Remaja 19 Tahun di Kupang Nekat Mencuri, Hasilnya Bikin Geleng- geleng!
Kasus Pengeroyokan Hebohkan Paupire Ende: 7 Pelaku Diamankan dalam Waktu Kurang dari 48 Jam!
Tim Misi Kemanusiaan Indonesia Tiba di Myanmar: Siap Tanggulangi Bencana Gempa M7.7