“Penderitaan mereka mengingatkan dunia akan pentingnya kebebasan berekspresi dan kebebasan pers. Hanya individu yang terinformasi yang dapat membuat pilihan secara bebas,” katanya.
Tantangan Zaman dan Peran Media
Menurut Paus Leo, baik Gereja maupun media ditantang untuk menjawab persoalan-persoalan kompleks di zaman ini.
Ia mengutip Santo Agustinus yang mengatakan, "Marilah kita hidup dengan baik, dan zaman akan menjadi baik. Kita adalah zamannya."
Baca Juga: Operasi Malam Polres Ende: Premanisme Dibongkar, Jalanan Jadi Target Utama
Ia pun mendorong media untuk membebaskan masyarakat dari kebingungan bahasa yang sarat ideologi dan kepentingan partisan, serta mengembangkan gaya komunikasi yang membangun dan inklusif.
Waspadai Kecanggihan AI
Paus juga menyinggung kemajuan kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, perkembangan AI menawarkan potensi besar, namun juga menuntut tanggung jawab moral yang tinggi.
Baca Juga: Ganja di Tengah Laut! Pengedar Diciduk di KM Doloronda, Bawa Hampir Setengah Kilo
"AI harus digunakan untuk kebaikan bersama, bukan memperdalam jurang ketidakadilan," ujarnya.
Ajakan untuk Melenyapkan Kebencian
Mengakhiri sambutannya, Paus Leo XIV menggemakan pesan Paus Fransiskus dalam Hari Komunikasi Sosial Sedunia 2025.
“Mari kita hilangkan prasangka, kebencian, dan fanatisme. Mari kita hilangkan kata-kata yang memicu permusuhan, dan dengan begitu kita membantu melucuti dunia,” pungkasnya.