REPORTASENTT.COM, KUPANG- Sebuah sepeda motor ditemukan tergeletak di dalam parit di wilayah Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Kendaraan itu diduga mengalami kecelakaan tunggal, sementara pengendaranya belum diketahui keberadaannya.
Peristiwa tersebut bermula dari laporan Ketua RT 04 Kelurahan Naikolan, Yoseph Hermani Dacosta, kepada Bhabinkamtibmas setempat, AIPDA Elias Adolfreis, pada Minggu (22/2/2026) sore.
Elias menjelaskan, informasi yang diterimanya menyebutkan kecelakaan terjadi pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.
Sepeda motor jenis Honda Beat melaju di Jalan Raya depan rumah Ketua RT 04 sebelum akhirnya masuk ke dalam parit.
“Menurut keterangan Ketua RT, motor itu sempat diamankan di depan rumahnya setelah kejadian. Namun pengendaranya tidak kembali dan hingga kini belum diketahui identitasnya,” kata Elias saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Dua Honor, Satu Tersangka: Kontroversi Hukum Menimpa Guru SD di Probolinggo
Warga setempat juga telah berupaya menelusuri pemilik kendaraan melalui nomor polisi yang terpasang. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Laporan itu kemudian diteruskan ke SPKT Polsek Maulafa.
Kapolsek Maulafa, Fery Nur Alamsyah, mengatakan dirinya menerima informasi tersebut dan memerintahkan anggota untuk berkoordinasi lebih lanjut di lapangan.
Baca Juga: Dua Tersangka TPPO di Eltras Cafe Maumere: 13 Korban dan Jejak Eksploitasi yang Terbongkar
“Saya arahkan anggota untuk mencoba menghubungi pemilik atau keluarganya agar kendaraan dapat diambil langsung jika tidak ada korban jiwa. Setelah dicek, identitas pengendara tidak diketahui. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, motor kami amankan di Mapolsek,” kata Fery di ruang kerjanya.
Personel piket kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi sepeda motor tersebut ke Mapolsek Maulafa.
Artikel Terkait
Mediasi Mandek di Lembata, Gugatan Agustina Sabu Beda Seret Disnakertrans dan RS Bukit Lewoleba
Tiga Hari Hilang, Siswi 14 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun di Kali Watuwogat, Polisi Selidiki Rumah Terakhir yang Didatangi
Dua Tersangka TPPO di Eltras Cafe Maumere: 13 Korban dan Jejak Eksploitasi yang Terbongkar
Dua Honor, Satu Tersangka: Kontroversi Hukum Menimpa Guru SD di Probolinggo
Dari Threads ke Penyelidikan: Pernyataan Dwi Setyaningtyas Berujung Sorotan terhadap Kewajiban Awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan