Sampan Terbalik Saat Memancing di Kawaliwu, Operasi SAR Ungkap Kronologi Tenggelamnya Nelayan

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Jumat, 13 Maret 2026 | 12:59 WIB
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban nelayan yang ditemukan meninggal dunia setelah sampan terbalik dihantam gelombang di perairan Kawaliwu, Flores Timur, NTT. (Foto/ Dok. SAR)
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban nelayan yang ditemukan meninggal dunia setelah sampan terbalik dihantam gelombang di perairan Kawaliwu, Flores Timur, NTT. (Foto/ Dok. SAR)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- SAR Gabungan menemukan seorang nelayan dalam kondisi meninggal dunia pada operasi pencarian kecelakaan sampan di perairan Kawaliwu, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (13/3/2026).

Peristiwa itu dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA oleh warga bernama Maxi Riangkotek. Lokasi kejadian berada di perairan Kawaliwu dengan titik duga pada koordinat 8°16'15.52"S – 122°52'27.39"E.

Informasi yang diterima menyebutkan tiga nelayan berangkat memancing menggunakan sampan dari Pantai Kawaliwu sekitar pukul 17.30 WITA. Sekitar pukul 18.00 WITA, sampan yang mereka gunakan terbalik setelah dihantam gelombang tinggi disertai arus kuat.

Baca Juga: BAP Pengawas NTT Ungkap Dugaan Pelanggaran Upah dan Kontrak di RS Bukit Lewoleba

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pertolongan. Satu nelayan bernama Yuven Koten (38) berhasil diselamatkan, sementara dua orang lainnya dilaporkan hilang.

Tim SAR yang melakukan pencarian pada Kamis malam menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WITA. Korban ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi kejadian.

Operasi pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Jumat (13/3/2026). Pada pukul 06.00 WITA, tim SAR gabungan menggelar briefing dan langsung menyisir perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan Rubber Boat milik Kantor SAR Maumere.

Baca Juga: AKP Mahfud Resmi Jabat Kabag Ren Polres Flores Timur, Posisi Pengatur Perencanaan Kinerja Polisi Berganti

Penyisiran dilakukan di permukaan laut dengan fokus pada area sekitar lokasi kecelakaan. Sekitar pukul 09.30 WITA, tim menemukan korban kedua bernama Alex Koten (46) dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan pada koordinat 8°16'53.89"S – 122°53'9.35"E atau sekitar 1,9 kilometer ke arah selatan dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Puskesmas Lewolema untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban terakhir, seluruh korban dalam kecelakaan tersebut telah teridentifikasi. Yuven Koten (38) selamat, sementara Alfred Koten (40) dan Alex Koten (46) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Kisah Devanto dari Desa Huetalan: Semangat Sekolah di Tengah Kemiskinan, Bantuan Kapolda NTT Tiba di Tobu

Operasi pencarian kemudian diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X