REPORTASENTT.COM, KUPANG- Senyum bahagia terlihat di wajah Devanto Sunbanu (10), siswa SDN Huetalan di Desa Huetalan, Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat menerima perlengkapan sekolah dan sembako.
Anak tersebut dikenal memiliki semangat belajar tinggi meski hidup dalam keterbatasan ekonomi bersama keluarganya di desa yang berada di wilayah pedalaman Kecamatan Tobu.
Kedatangan rombongan Polwan Polres TTS disambut hangat warga setempat. Sejumlah aparat desa dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.
Baca Juga: NTT dalam Bayang-bayang Perdagangan Orang, Aparat Akui Pengungkapan Jaringan Masih Jadi Tantangan
Rombongan dipimpin Ps Kasubbagren Progar Bagren Polres TTS Iptu Muliyati Rongalaha.
Turut mendampingi Kanit Regident Polres TTS Ipda Dayu Ike Bintarawaty serta para Bhabinkamtibmas Kecamatan Tobu, Aipda Yohanis Jani dan Aipda Widiyanto Sipayung.
Selain menyerahkan bantuan, para Polwan juga berbincang dengan keluarga Devanto dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Teror di Balik Rumah Sepi: Polres Ende Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak di Paupire
Mereka memberikan dorongan kepada anak tersebut agar tetap bersekolah dan terus mengejar cita-cita.
Iptu Muliyati mengatakan perhatian terhadap pendidikan anak-anak di wilayah pedesaan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan generasi muda.
“Anak-anak seperti Devanto perlu didukung agar tetap percaya diri menempuh pendidikan. Kami berharap ia terus belajar dan tidak menyerah dengan keadaan,” kata Muliyati saat berbicara dengan warga.
Baca Juga: Dua Kasus Narkotika di Sikka Inkracht, Polisi Musnahkan Barang Bukti Sabu
Dalam kesempatan yang sama, masyarakat Desa Huetalan juga diajak menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar aktivitas pendidikan dan kehidupan sosial berjalan dengan baik.
Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen menyampaikan kegiatan sosial seperti ini akan terus digelar sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat, terutama anak-anak yang sedang menempuh pendidikan,” kata Hendra.
Artikel Terkait
KPK Jelajah NTT: Edukasi Antikorupsi Menjangkau Semua Lapisan Masyarakat
Pasca Bentrok Lewonara–Bele, Pemda Flores Timur Siapkan Mediasi Adat hingga Penegakan Hukum
Julie Sutrisno Laiskodat Salurkan 1.000 Paket Sembako, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan
Baru Dilantik Jadi Prajurit, Status Dicabut: Tersangka Pencabulan Anak di Flores Timur Dijemput Polisi
NTT dalam Bayang-bayang Perdagangan Orang, Aparat Akui Pengungkapan Jaringan Masih Jadi Tantangan