KPK Jelajah NTT: Edukasi Antikorupsi Menjangkau Semua Lapisan Masyarakat

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 10 Maret 2026 | 20:07 WIB
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengikuti rapat koordinasi JNBA 2026 melalui Zoom, membahas program antikorupsi partisipatif dan edukatif. (Foto TBN)
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengikuti rapat koordinasi JNBA 2026 melalui Zoom, membahas program antikorupsi partisipatif dan edukatif. (Foto TBN)

 

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) Tahun 2026 hadir di Nusa Tenggara Timur dengan beragam kegiatan edukatif dan interaktif bagi masyarakat.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengikuti Rapat Koordinasi Awal Pelaksanaan Program JNBA secara virtual melalui Zoom, Selasa (10/3/2026).
 
Rapat tersebut juga diikuti oleh para Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan Inspektur dari kabupaten/kota di NTB dan NTT yang menjadi lokasi program.
 
 


Medio Venda, Kepala Satuan Tugas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, menyampaikan bahwa program ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap budaya hidup berintegritas.
 
 
“Melalui program ini, KPK ingin menyampaikan gaya hidup berintegritas kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Medio.


Amir Arif, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, menambahkan bahwa JNBA 2026 bertujuan menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai nilai-nilai antikorupsi.
 
 
 
 
 
Program ini merupakan kelanjutan dari Roadshow Bus Antikorupsi periode 2018–2024, memadukan edukasi masif dan keterlibatan aktif masyarakat.

Berbagai kegiatan JNBA mencakup edukasi antikorupsi, KPK Menyapa, pameran layanan publik, pagelaran seni dan budaya, alun-alun warga, nonton bareng film antikorupsi, kampanye digital, hingga KPK Mengajar.
 
Isu yang diangkat meliputi budaya hidup berintegritas, pelayanan publik bersih dan transparan, penolakan “petty corruption”, serta penguatan peran masyarakat.
 
 
Baca Juga: Polda NTT Tertibkan Senjata Api Organik, Ditemukan Puluhan Senpi Rusak dan Tanpa Kotak Penyimpanan

Program ini menyasar semua kelompok masyarakat, mulai dari pelajar TK/PAUD hingga SMA, mahasiswa, aparatur sipil negara, tenaga pendidik, komunitas masyarakat, hingga BUMD.
 
Di NTT, JNBA 2026 akan digelar di sembilan kabupaten/kota: Manggarai Barat, Ende, Nagekeo, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Timor Tengah Selatan, Kota Kupang, Timor Tengah Utara, dan Rote Ndao.

Gubernur Melki Laka Lena menilai pendekatan JNBA yang edukatif sekaligus menghibur dapat menjadi model bagi perangkat daerah maupun institusi lainnya. Ia berharap kampanye serupa juga menjangkau mahasiswa agar nilai integritas tertanam sejak dini.
 

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X