Sekda Manggarai Timur Tanggung Biaya Pendidikan Bocah Yatim Piatu Berprestasi dari Rumah Nyaris Roboh

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Marselina Lovelia Kurniati Rindu bersama neneknya, Katarina Labe, di depan rumah sederhana mereka di Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, Manggarai Timur. (Foto/ ist)
Marselina Lovelia Kurniati Rindu bersama neneknya, Katarina Labe, di depan rumah sederhana mereka di Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, Manggarai Timur. (Foto/ ist)



Mantan guru Cinta menggambarkan siswanya sebagai anak yang rajin, sopan, dan aktif mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

"Cinta anak yang sangat rajin, sopan, dan selalu aktif di sekolah. Meski kurang mampu, ia tidak pernah berhenti berprestasi," katanya.

Di tengah kondisi tersebut, Cinta tetap menyimpan cita-cita sederhana: terus bersekolah dan membahagiakan neneknya.

 

Baca Juga: KSOP Labuan Bajo Tindak Kapal yang Bawa Rombongan Artis ke Pulau Padar Saat Larangan Pelayaran

"Saya ingin tetap bersekolah, kelak ingin menjadi orang yang sukses. Saya ingin membalas kasih sayang Nenek," katanya.

Perhatian pemerintah daerah muncul setelah kisah Cinta menyebar luas di masyarakat. Winsensius Tala mengaku telah berkoordinasi dengan pihak sekolah agar Cinta dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya.

"Nanti saya biayai pendidikannya. Asalkan dia mau sekolah saja," kata Winsensius Tala saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

 

Baca Juga: Survei IPO Tempatkan Teddy Indra Wijaya sebagai Pejabat Kabinet dengan Citra Publik Terbaik



Langkah tersebut menjadi harapan baru bagi Cinta dan neneknya, sekaligus membuka peluang agar bocah yatim piatu berprestasi dari Manggarai Timur itu dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

 

Laporan: Ejhi Serlenso**

 

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X